oleh

Tekan Insiden Pertamina Sosialisasi di SPBU

PALEMBANG – Pertamina Marketing Operation Region II menargetkan penurunan insiden kecelakaan kerja berupa kebakaran di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU. Untuk itu, Pihaknya melakukan sosialisasi dan memerhatikan keselamatan selama di SPBU.

General Manager Pertamina MOR II Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel), Primarini, mengatakan berdasarkan analisis perusahaan diketahui bahwa kecelakaan itu pada umumnya disebabkan oleh kelalaian konsumen, bukan dikarenakan kekurangan sarana dan prasarana SPBU.“Contohnya begini, ada modifikasi tangki yang dilakukan oleh konsumen. Lalu saat pengisian, minyaknya tumpah dan ketika distater langsung ada percikan api sehingga ada kebakaran,” katanya saat acara sosialisasi safety SPBU, Selasa (21/1/2020).

SPBU merupakan sarana fasilitas umum yang terbuka, tentu saja ada standar-standar yang harus dipatuhi bersama agar tercipta kondisi aman selama berada disekitar lokasi. “Pertamina akan terus mengimbau konsumen untuk taat terhadap aturan standar yang berlaku, guna menciptakan rasa aman dan nyaman selama melakukan aktivitas di SPBU. Kami
tentunya berharap, Zero Insiden di SPBU itu dapat terwujud atas dukungan semua pihak,” katanya.

Untuk itu, Pertamina selalu menyosialisasikan ke konsumen untuk mengutamakan keselamatan, seperti tidak merokok di SPBU dan tidak menggunakan telepon seluler, mematikan mesin kendaraan. “DAlam
dalam rangka bulan K3 ini, kami kembali melakukan sosialisasi untuk mengingatkan aturan tersebut. Sejauh ini 10 persen,”

Terkait pentingnya menjaga keselamatan ini, Pertamina juga meminta keaktifan masyarakat untuk melaporkan jika mendapatkan operator SPBU yang tetap mengisikan bahan bakar ke kendaraan yang telah memodifikasi tangki.
“Silakan hubungi call center kami ke 135, nanti SPBU yang bersangkutan akan disanksi,” kata dia.(yun)

Komentar

Berita Lainnya