oleh

Tekan Pandemi, Polres Rutin Semprot Disimpektan

MURATARA – Tekan pandemi Covid-19, Polres Muratara semprot disimpektan secara rutin tiap minggu di spot spot keramaian. Kapolres Muratara, AKBP Eko Sumaryanto mengungkapkan mencegah lebih baik dari pada mengobati.

“Kita setiap minggu rutin melakukan penyemprotan disimpektan menggunkan mobil water canon di sepanjang Jalinsum Muratara. Khususnya di wilayah dan pusat keramaian seperti di kecamatan Rupit, kita antisipasi jangan sampai pandemi covid ini meluas,” kata AKBP Eko Sumaryanto, Minggu (22/11).

Pihaknya berharap, dengan sosialisasi dan tindakan pencegahan yang dilakukan secara rutin khususnya di wilayah Muratara. Bisa menekan kasus Covid-19, sehingga wilayah Kabupaten Muratara menjadi zona hijau kembali. “Seluruh Polsek polsek kita intruksikan untuk selalu sosialissi kemasyarakat. Baik itu secara langsung maupun melalui pemasangan papan bicara,” ucapnya.

Terkait masih banyaknya masyarakat yang kurang menyadari langkah pencegahan seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun setelah melakukan aktivitas. Dan masih seringnya di dapati gelaran pesta hajatan dan lainnya, Kapolres Muratara, mengungkapkan pihaknya selalu menekankan jajaranya untuk melakukan pendekatan secara intensif ke masyarakat.

“Kita selalu intruksikan langkah pencegahan, kalau ada yang gelar acara kita imbau tetap gunakan protokol kesehatan, pesertanya selalu dibatasi, dan jangan sampai ada penumpukan masa,”  tegasnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Muratara Kompol Hendri juga mengatakan, penyemprotan disimpektan yang rutin mereka lakukan. Dilaksanakan di sepanjang Jalinsum Muratara, kecamatan Rupit, hingga spot keramaian di pasar lawang agung dan wilayah lainnya.

“Untuk penyemprotan rutin, kita fokus di wilayah kecamatan Rupit, karena di sana merupakan pusat aktivitas masyarakat dan daerah ibu kota. Untuk ke daerah kecamatan lainnya, kitavterus lakukan sosialisasi dan langkah pencegahan lainnya,” tegasnya.

Pihaknya menegaskan, klester Covid di Muratara lebih banyak berasal dari luar daerah. Seperti dari kota Jambi dan Lubuklinggau dan lainnya. “karena wilayah kita merupakan daerah perlintasan dan banyak masyarakat kita datang dari luar daerah. Tapi kita terus imbau agar masyarakat tetap menjaga kesehatan dengan penerapan protokol covid-19,” tegasnya.(cj13/wi2k)

Komentar

Berita Lainnya