oleh

Telat, Rion Ganti Pesawat

SUMEKS.CO, LUBUKLINGGAU – Salah satu penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ182 tujuan Jakarta-Pontianak yang jatuh di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Sabtu (9/1) pukul 14.40 WIB adalah warga Kota Lubuklinggau, Sumsel. Yakni Rion Yogatama alias Ebod.

Vivi, istri Rion Yogatama

Istri dari Rion Yogatama alias Ebod berharap terjadi keajaiban dan penumpang selamat, termasuk suaminya.

“Harapannya ya suami saya selamat, tidak apa-apa, mohon doa. Sekarang ada saudara saya yang mencari informasi di Bandara Soekarno-Hatta,” kata  Vivi saat ditemui di rumahnya RT 6 No 50 Kelurahan Senalang, Kecamatan Lubuklinggau Utara, Sabtu (9/1) malam.

Dia menjelaskan bahwa suaminya bekerja di perusahaan tower telekomunikasi, pergi dari Lubuklinggau ke Jakarta Jumat (8/1/2021) menggunakan maskapai Batik Air. Rencana Sabtu (9/1)  pagi sekitar pukul 07.00 WIB langsung ke Pontianak dengan maskapai Nam Air.

“Seharusnya Nam, namun kemudian dialihkan ke Sriwijaya Air, juga telat sehingga berangkat pukul 13.00 WIB,” ujarnya.

Dikatakannya, pada pukul 12.30 WIB ia sempat menghubungi suaminya, dan mengatakan akan berangkat pukul 13.00 WIB. Kemudian pukul 15.00 WIB dia menghubungi tidak ada jawaban.

“Saya hubungi ceklist. Kemudian saya tanya teman sekantornya, katanya perjalanan hanya 1,5 jam,” ujarnya sambil menjelaskan setelah itu tidak bisa menghubungi suaminya.

Sementara saudara orang tua korban, Hariatun Insiah menyatakan bahwa Rion baru saja pulang libur. “Dia habis libur, berangkat lagi kerja di Kalimantan,” katanya.

Dia menambahkan, awalnya keluarga mendapatkan informasi dari kerabat Vivi di Jakarta. Selanjutnya kontak dengan beberapa teman Rion di Jakarta, serta cek di manifes pesawat ternyata ada namanya.

Menurut Hariatun Insiah, Rion kerjanya berpindah-pindah, bahkan pernah di Papua. “Harapan kami, kalau memang takdir, semoga cepat ditemukan,” tukasnya.

Terpisah Wakil Ketua DPRD Lubuklinggau, Suyitno yang juga saudara ortu Rion, menegaskan, keluarga mendapatkan informasi setelah ada kerabat yang mengomentari peristiwa pesawat hilang kontak tersebut. “Setelah kroscek ternyata benar,” jelasnya.

Suyitno juga menjelaskan bahwa sebelum berangkat, Rion masih sempat kontak dengan istrinya. “Soal kronologi dia bisa naik ke Sriwijaya itu, katanya gara-gara ketinggalan, makanya ganti pesawat,” jelasnya. (linggaupos/dom)

Komentar

Berita Lainnya