oleh

Telkomsel Amat Berduka Jasa Habibie Besar

-Tekno-62 views

sumeks.co, JAKARTA – memang gak habis-habis membicarakan jasa almarhum  Prof. Dr. Ing. B.J Habibie. Di industri teknologi komunikasi Indonesia, Presiden ke-3 RI ini  misalnya. Dia ternyata punya andil besar terhadap cikal bakal berdirinya Telkomsel pada dekade 1990-an.

Sepeninggal BJ Habibie, kami dan keluarga besar Telkomsel turut berduka cita yang sedalam-dalamnya dan merasakan kehilangan yang besar atas kepergian almarhum, tegas Emma.

Sejarah hadirnya teknologi GSM di Indonesia hingga berdirinya PT Telekomunikasi Selular tidak dapat dipisahkan dari peran penting BJ Habibie. Pada 14 Juli 1993, sejumlah direksi PT Telkom menghadap beliau yang saat itu menjabat sebagai Menteri Riset dan Teknologi (Menristek).

Di atas sehelai kertas, beliau menuliskan persetujuan dan penerapan GSM sebagai standar teknologi seluler Indonesia. Tulisan ini yang kemudian menjadi referensi dari sebuah langkah besar migrasi teknologi dan pengembangan industri seluler analog ke digital di Indonesia.

“Empat belas bulan kemudian, tepatnya pada 2 September 1994, Bapak Habibie meresmikan pengoperasian Telkomsel GSM di Pulau Batam. Pada saat itu, Telkomsel merupakan nama produk dari PT Telkom. Sebagai Menristek, beliau melakukan percobaan teknologi GSM dengan melakukan hubungan telepon dari GSM Telkomsel perdana, dari Batam ke Jakarta dan London,” tuturnya.

Berangkat dari dua momen penting tersebut, Telkomsel GSM kemudian dipersiapkan dan dikembangkan menjadi sebuah operator seluler. Sehingga akhirnya pada 26 Mei 1995, lahirlah PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel).

Sejak peristiwa bersejarah di Batam, sosok BJ Habibie sejatinya merupakan pelanggan pertama Telkomsel. Namun sebagai bentuk penghormatan yang terdalam atas kontribusi beliau, Telkomsel kemudian memberikan penghargaan kepada Bapak Habibie sebagai pelanggan Telkomsel ke-100 juta pada perayaan pencapaian Telkomsel di tahun 2011.

Habibie juga pernah menyampaikan sebuah pesan berharga bagi keluarga besar Telkomsel. “Telkomsel adalah anak dan cucu ideologis-intelektual saya. Teruslah memberikan yang terbaik untuk bangsa,” pesan almarhum pada hari jadi Telkomsel yang ke-21 pada 26 Mei 2016 silam.

“Semangat Pak Habibie akan selalu melekat dalam perkembangan dan pertumbuhan Telkomsel. Kami akan meneruskan cita-cita dan kontribusi Pak Habibie untuk mengembangkan pemanfaatan teknologi untuk kemajuan anak bangsa. Selamat jalan, Pak Habibie,” pungkas Emma. (jpnn/tj)

Komentar

Berita Lainnya