oleh

Temui Sekda, ini Uneg-uneg APEKLI

PALEMBANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ratu Dewa menerima audensi dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APEKLI) di ruang rapat sekda, Selasa (8/12). Rombongan asosiasi ini dipimpin Harmoko Zakaria.

Ratu Dewa mendengarkan aspirasi pedagang kaki lima akibat terdampak COVID-19. “Selain itu, ada beberapa hal yang bisa kita tindaklanjuti dari hasil paparan mereka, seperti untuk tetap melakukan sosialisasi protokol kesehatan, contohnya ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian kepada mereka untuk tidak dilakukan karena ini sesuai dengan penegakan Peraturan daerah (Perda) untuk mematuhi aturan protokol kesehatan yang masih tetap kita tegakkan,” kata Ratu Dewa.

Ratu Dewa menyampaikan masalah pinjaman modal usaha dari pemerintah, bisa memanfaatkan Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Karena itu pedagang harus menyiapkan database guna disampaikan kepada Dinas Koperasi.

“Selain itu juga kita ada bantuan dari Kementerian Banpres yang saat ini kita nantikan. Saya berharap dengan adanya wadah dari APEKLI ini bisa membantu pemerintah dalam meringankan pekerjaan, di samping para camat dan lurah juga memberikan data guna menghindari terjadinya ketidaktepatan sasaran dan jumlah,” jelasnya

Ketua Umum APEKLI Kota Palembang Harmoko Zakariah menambahkan dalam audensi ini mengharapkan sekali lagi agar bisa menemukan titik terang terhadap masalah pedagang kaki lima.

“Dari hasil pertemuan tadi kami menginginkan sekali adanya kerja sama yang baik dari pemerintah mengenai tempat aktivitas jual beli. Ke depan kami akan melakukan bentuk kerja dengan Sat Pol PP dalam bentuk penataan bukan penggusuran kaki lima. Kami akui memang kegiatan jual beli dilakukan di trotoar bahu jalan dan lain-lain karena kami memang tidak ada tempat pada umumnya, solusinya kami mohon disediakan tempatnya,” ujarnya. (dey)

Komentar

Berita Lainnya