oleh

Temukan Ayam Tiren dan Tahu Berformalin

-Sumsel-185 views

PALI – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) mengandeng BPOM Sumatera Selatan, serta sejumlah OPD terkait mengelar sidak di Pasar Inpres Pendopo Kecamatan Talang Ubi.

Alhasil, saat sidak ke sejumlah pedagang ditemukan tahu mengandung fomalin dan ayam tiren atau ayam yang sudah mati terlebih dahulu sebelum disembelih. Kemudian, temuan tersebut diamankan selanjutnya dimusnahkan.

Plt Kepala Disdagprin Kabupaten PALI Ida Martini mengatakan, bahwa kegiatan sidak tersebut sudah dilakukan untuk kedua kalinya di tahun 2019. Selain, jenis makanan ada juga pukulan produk kosmetik yang tidak memiliki izin edar.

“Kita mengecek harga dan mengambil sampel berbagai jenis makanan. Dan hasilnya masih saja didapati tahu berformalin dan ayam tiren. Semua temuan kita musnahkan. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk teliti sebelum membeli. Bagi pedagang, saat ini hanya diharuskan menandatangani surat pernyataan,” ujarnya.

Sementara, petugas BPOM Sumatera Selatan Rosdiana mengatakan, bahwa dari 34 sampel makanan ada dua macam jenis pangan yang dinyatakan tidak boleh diperjualbelikan.

“Tahu putih besar asal Palembang yang dijual pedagang di pasar Pendopo kita temukan positif mengandung formalin. Ayam tiren dan jenis makanan kemasan tidak ada identitas serta puluhan jenis kosmetik tanpa izin edar,” terangnya.

Diakuinya, bahwa bukan hanya di Pasar Pendopo, namun di Pasar Tanah Abang juga ditemukan tahu serupa dan mie. “Kalau di Pendopo produk mie tidak ditemukan, semuanya negatif. Tapi kalau di Tanah Abang ada mie yang masih berformalin. Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, pedagang tidak lagi mengambil barang dagangannya yang ditemukan berbahaya untuk di konsumsi, serta pembeli juga lebih teliti,” harapnya. (ebi)

Komentar

Berita Lainnya