oleh

Terakhir Terlihat Muntah-muntah, Saat Ditemukan Sudah Jadi Mayat

BATURAJA – Marno, warga Lampung ditemukan menjadi mayat di pondok kebun milik Sukanda (45) di Desa Lontar, Kecamatan Muara Jaya, OKU, Jumat (24/4) sekitar jam 17.30 WIB. Lokasi pondok tempat jasad yang sudah dalam kondisi membusuk berada dalam jarak sekitar 1 km dari Desa Lontar Kecamatan Muara Jaya Kabupaten OKU.

Marno sendiri sebelumnya diketahui sudah beberapa hari terakhir dicari warga karena beberapa waktu terakhir tidak terlihat. “Beberapa hari ini memang tidak terlihat Pak,” kata Suwandi (43) salah satu warga Desa Lontar Kecamatan Muara Jaya OKU.

Warga sempat mencari di seputaran Desa Lontar namun tidak bertemu. Dari keterangan Yuni (28) pada Senin (20/4) sekira jam 07.00 WIB dia mengaku sempat melihat Marno muntah-muntah di simpang jembatan Desa Lontar.

Pada Jumat (24/4) suami Yuni, yang bernama Defri bersama tiga orang warga lain berinisiatif mencari Marno. Saat melintas dekat pondok di kebun Sukanda keempat warga mencium bau tidak sedap di sekitar pondok.

Suwandi, salah satu saksi mendekati pondok dan melihat Marno sudah terlentang tanpa busana telah dikerubungi lalat dan tercium bau busuk menyengat.

Kejadian itu disampaikan kepada Kades Lontar Amran. Kejadian itu dilaporkan pihak desa ke SPK Polsek Pengadonan. “Kondisi mayat ditemukan sudah membusuk,” sebut Kapolres OKU melalui Kasubag Humas AKP Mardi Nursal, Sabtu(25/4).

Disebutnya, pihak Polsek Pengandonan dipimpin AKP Mardin, piket dan medis UPTD Puskesmas Muara Jaya bersama perangkat desa menuju lokasi temuan mayat.

Mayat ditemukan sudah membusuk dan sebagian tubuhnya sudah dalam kondisi berulat. Sudah dilakukan identifikasi. Sekira jam 23.00 mayat di bawa ke rumah sakit Ibnu Sutowo Baturaja untuk dilakukan visum et repertum.

Kades Lontar Amran mengatakan, yang bersangkutan bukan warga Desa Lontar melainkan warga datangan dari Lampung. Sekitar 5 tahun terakhir tinggal di Desa Lontar. “Gawenyo jago kebun Syarifudin yang tinggal di Baturaja,” ujarnya.

Analisa sementara hasil pemeriksaan mayat oleh petugas Puskesmas Kecamatan Muarajaya, pada badan mayat tidak ditemukan tanda tanda kekerasan. Namun untuk pastinya, masih menunggu keterangan hasil Visum mayat dr RSUD Ibnu Sutowo Baturaja. (bis)

Komentar

Berita Lainnya