oleh

Terapkan Zona Tenang, Usulan Cegah Covid-19

SUMEKS.CO – Dunia masih melakukan segala upaya untuk melawan pandemi virus corona yang telah terjadi sejak Desember lalu.

Berbagai protokol kesehatan telah dikeluarkan otoritas kesehatan untuk melindungi seseorang dari terserang COVID-19. Misalnya dengan mengenakan masker, rajin cuci tangan, jaga jarak dan mengonsumsi makanan bergizi serta istirahat yang cukup.

Namun, kini ada satu lagi cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi penyebaran virus mematikan ini, adalah dengan memperbanyak zona tenang.

Rumah sakit dan restoran yang merupakan ruangan berisiko tinggi bisa membuat banyak zona tenang. Hal ini akan membantu mengurangi risiko penyebaran virus corona, kata peneliti, setelah ada studi menunjukkan mengurangi volume bicara bisa mengurangi penyebaran penyakit itu.

Dilansir Reuters, dalam upaya untuk mengendalikan transmisi, mengurangi 6 desibel saat berbicara rata-rata punya efek yang sama dengan menggandakan ventilasi ruangan, kata para ilmuwan, Rabu. “Hasil penelitian menunjukkan bahwa otoritas kesehatan masyarakat harus mempertimbangkan untuk menerapkan ‘zona tenang’ di lingkungan dalam ruangan yang berisiko tinggi, seperti ruang tunggu rumah sakit atau fasilitas makan,” tulis enam peneliti dari University of California, Davis.

Organisasi Kesehatan Dunia mengubah pedomannya pada bulan Juli dengan mengumumkan kemungkinan penularan lewat udara, seperti ketika latihan paduan suara, atau berada di restoran.

Tetesan mikroskopis yang keluar saat berbicara menguap dan meninggalkan partikel aerosol yang cukup besar untuk membawa virus. Peningkatan 35 desibel yang lebih nyaring, atau perbedaan antara berbisik dan berteriak, meningkatkan laju emisi partikel hingga 50 kali. Percakapan normal berada di atas kisaran 10 desibel, sedangkan kebisingan di restoran sekitar 70.

“Tidak semua lingkungan dalam ruangan punya risiko penularan lewat udara yang sama,” kata ketua peneliti William Ristenpart. “Ruang kelas yang ramai tapi sepi jauh lebih tidak berbahaya dari pada tempat karaoke yang sepi dan pengunjung berjarak tetapi berbicara dan bernyanyi dengan musik keras,” ujar Ristenpart.(antara/jpnn)

sejumlah siswa SD Negeri 4 ujian masuk SMP Negeri 17 Palembang.

Komentar

Berita Lainnya