oleh

Terbangkan Pesawat Kepresidenan Selama 12 tahun

-Headline-124 views

SUMEKS.CO – Kolonel (Pnb) yang kini menjabat sebagai Danlanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) Palembang, ternyata pernah menjadi kapten pilot pesawat kepresidenan Republik Indonesia selama 12 tahun.

Pilot untuk tiga periode presiden yaitu dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) – Jusuf Kalla, SBY – Boediono hingga Presiden Joko Widodo (Jokowi) – Jusuf Kalla.

“Menjadi Kapten untuk menerbangkan pesawat RI 1 dan RI 2 sejak tahun 2006 hingga 2017,” ungkap Firman Wirayuda saat diwawancarai SUMEKS.CO di ruang kerjanya belum lama ini.

Selain bangga, Firman mengatakan menjadi kapten pilot harus didukung dengan kemampuan yang profesional. Tanggung jawab besar yang diberikan bukan hanya membawa nama baik TNI AU tetapi juga membawa nama negara.

“Saat membawa Presiden baik dalam ataupun di luar negeri, kita harus mampu menyakinkan, bahwa tidak boleh terjadi sesuatu masalah apapun selama dalam penerbangan. Hal itu sudah diatur oleh TNI AU, dan pihak terkait,” ujar Firman.

Menjadi penerbang di TNI AU memang sudah ada prosedur dan sudah disiapkan untuk selalu siap. “Setiap tahun kesehatan kita selalu dicek,” katanya.

Terlebih untuk penerbang VVIP harus memiliki kualifikasi khusus yakni harus berpangkat perwira menengah (pamen) di TNI AU, dan wajib sebagai seorang instruktur di pesawat tersebut.

“Yang pasti memiliki kualifikasi sebagai kapten penerbang VVIP. Kualifikasi tersebut harus dipenuhi dan setiap 6 bulan melaksanan cek kemampuan. Selain standar kesehatan juga standar kemampuan,” beber Firman.

Termasuk juga tambah Firman, untuk pesawatnya, maintenancenya dilakukan secara periodik.

“Jadi maintenance itu tidak harus pada saat pesawat rusak. Rusak tidak rusak harus dilakukan perawatan berkala mulai dari ringan, sedang hingga berat. Pesawat dikarantina selama 24 jam sebelum digunakan. Itu dijaga TNI, Paspampres dan lain-lain,” katanya.

Menurut Firman, selain penerbang di TNI AU dirinya juga penerbang di pesawat transport. Dia pernah menerbangkan beberapa tipe peswat seperti T 34 Charlie, Mk 53 Hs Hawk, C 130 Herky, Foker-28 dan Boeing 737.

Jam terbangnya, T 34 Charlie dengan total jam terbang 120 jam, Mk 53 Hs Hawk dengan total jam terbang 80 jam, C 130 Herky dengan total 6.300 jam, Foker-28 dengan total 1.900 jam dan Boeing 737 dengan total 1.800 jam. Boing 737 ini mulai dari seri 200, clasic 400 dan 500.

“Terakhir saya menerbangkan Boeing Bussiness Jet 2 (BBJ2) pesawat kepresidenan. Pesawat inilah yang bisa membawa saya melihat dunia dan berkesempatan menerbangkan BBJ2. Saya salah satu orang penerbangan pertama yang menggunakan pesawat BBJ2 tersebut dan saya dari TNI AU yang mengambil pesawat tersebut di Amerika tahun 2014 bulan April lalu,” tukasya.(dho)

Komentar

Berita Lainnya