oleh

Terbitkan Perbup, Disiplinkan Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

KAYUAGUNG – Salah satu pemerintah kabupaten/kota di Sumsel yang menerbitkan Peraturan Bupati dalam menegakkan disiplin masyarakat di bidang protokol kesehatan adalah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

“Pemkab OKI menerbitkan Peraturan Bupati No 39 Tahun 2020 tentang Penerapan dan Penagakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Kabupaten OKI,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi OKI Alexsander Bastomi kepada SUMEKS.CO, Sabtu (17/10).

Kata Alexsander, Pemkab OKI sebenarnya sudah menerbitkan Perbup No 34 Tahun 2020 tentang upaya pencegahan dan pengendalian COVID-19 di wilayahnya. Hanya saja Peraturan Bupati tersebut belum ada sanksi denda bagi pelanggar. Apakah itu pribadi maupun badan. Dengan terbitnya Perbup No 39 Tahun 2020, maka aparat penegak hukum, Satuan Pol PP, TNI, Polri, dan Satgas Penangangan COVID-19 OKI bisa memberikan sanksi denda atau administratif bagi pelanggar.

“Perbup No 39 Tahun 2020, sanksi bagi pelanggar pribadi berupa denda Rp50 ribu dan badan sebesar Rp100 ribu. Sanksi pengucapan janji atau push up lainnya bisa diberikan petugas saat melakukan Operasi Yustisi,” ujar Alexsander.

Sosialisasi
Sosialisasi Perbup No 39 Tahun 2020 di pasar Kabupaten OKI. foto: istimewa

Perbup No 39 Tahun 2020, lanjut Alexsander, mengatur kewajiban masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan. Seperti menyediakan tempat cuci tangan, mengenakan masker, jaga jarak, dan menghindari kerumunan.

“Pelaku usaha atau badan yang tidak menyediakan tempat cuci tangan atau menjaga jarak di tempat usahanya, sanksi bisa administrasi atau sanksi lainnya,” jelasnya.

Dalam menerapkan dan mengevaluasi efektivitas Perbup No 39 Tahun 2020, terang Alexsander, Satgas COVID-19 OKI melibatkan seluruh elemen masyarakat. Seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan elemen masyarakat lainnya.

“Sejak terbitnya Perbup No 39 Tahun 2020 pada tanggal 5 Oktober, Satgas Penanganan COVID-19 sudah beberapa kali melaksanakan Operasi Yustisi,” tukasnya. (dom)

Komentar

Berita Lainnya