oleh

Tercatat 1 Kali Embusan, 2 Kali Tektonik Jauh

PAGARALAM – Kepala Pos Pemantau Gunung Api Dempo, Megian Nugraha mengimbau, kepada masyarakat dan pendaki agar tetap waspada. Hal ini mengingat kondisi curah hujan masih cukup tinggi.

“Belum lama ini, getaran gempa yang terjadi di daerah Bengkulu Selatan selama 251 detik begitu terasa hingga ke Pagaralam. Getaran gempa yang terasa itu, merupakan getaran yang cukup besar. Bahkan tidak sedikit masyarakat di sekitar Kantor Pos Pemantau Gunung Api Dempo pun keluar rumah sembari berteriak adanya gempa,” ujarnya.

Lanjut Megian, setelah mengalami penurunan aktifitas kegempaan, tercatat sejak sepekan lalu Gunung Api Dempo mengeluarkan 1 kali embusan, 2 kali tektonik jauh. Hingga kini Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bandung masih menetapkan status Gunung Dempo berada di level 1 aktif normal.

“Tidak sedikit juga warga yang datang ke Pos Pemantau Gunung Api Dempo, bertanya tentang gempa bumi ini. Begitu terjadinya gempa, juga kita langsung melihat kondisi bangunan, memastikan tidak ada bagian bangunan yang retak. Karena kita nilai getaran gempa kali ini begitu besar terasa. Durasi gempa yang cukup lama inilah yang membuat kita begitu terasa bila getaran gempa itu cukup besar,”  katanya.

Megian juga mengimbau kepada masyarakat dan pendaki agar tetap tenang, dan tidak terpancing isu-isu hoaks serta informasi yang tidak benar. “Tetap waspada apabila terjadi lagi gempa susulan yang lebih kuat. Cepat-cepat untuk mengamankan diri. Sejauh ini tidak ada hubungan dengan Gunung Api Dempo, kita pun tetap memantau selama 1×24 jam secara kontinyu,” imbuh Megian seraya tak henti mengimbau agar masyarakat dan pendaki yang hendak muncak tetap selalu senantiasa waspada. (ald)

 

Komentar

Berita Lainnya