oleh

Terdakwa Kasus Jalan Bandara Atung Bungsu Kembalikan Rp 3 Miliar

-Headline, Hukum-1.165 views

PALEMBANG – Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Sumsel, Raimel Jesaja, hari ini, Selasa (5/3), mengespose pengembalian uang kerugian negara dalam kasus mark up pembangunan akses jalan Lapangan Terbang Bandara Atung Bungsu, kota Pagaralam.

Tim Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menerima uang kerugian negara sebesar Rp 3 miliar itu dari perwakilan keluarga terdakwa Muhammad Teguh.

Diketahui, Teguh terjerat kasus dugaan mark up pembangunan akses jalan Lapangan Terbang Bandara Atung Bungsu, kota Pagaralam.

Raimel Jesaja mengatakan, Teguh merupakan kontraktor dalam pembangunan akses lapangan terbang Bandara Atung Bungsu pada 2013 lalu.

Saat itu, Teguh diduga melakukan penggelembungan harga (mark up) hingga menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 5,3 miliar atas pembangunan lapangan terbang dari total anggaran sebesar Rp 23 miliar.

“Telah terjadi pengurangan volume antara lain panjang, lebar dan  ketebalan jalan mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 5,3 miliar,” jelas Raimel saat menerima uang kerugian tersebut di kantor Kejati Sumsel. (jpg/jul)

Komentar

Berita Lainnya