oleh

Terdakwa Kasus Ponia Divonis 10 Tahun

-Hukum-569 views

PAGARALAM – Salahsatu terdakwa perkara pembunuhan seorang ibu dan anak. Akhirnya divonis majelis hakim Pengadilan Negeri Kota Pagaralam, belum lama ini. Adalah Jefri, yang tak lain suruhan Tika. Yang menjadi dalang dalam kasus pembunuhan berencana. Yang kedua jasad korban ditemukan di aliran sungai Lematang, pada Desember 2018 silam.

Informasi yang dihimpun, menurut keterangan Plh Kajari Pagaralam, Heru Anggoro SH melalui kasi Pidum, Mahendra SH MH, salahsatu pelaku dalam kasus pembunuhan berencana tersebut, yakni terdakwa Jefri, sudah dijatuhi vonis hakim. “Sudah dijatuhi vonis hakim salahsatu terdakwanya, dua lainnya masih dalam proses pemberkasan,” katanya.

Ditambahkan Alpian SH, selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara ini mengatakan terdakwa Jefri dijatuhi hukuman 10 tahun. “Putusan masa hukuman ini sudah maksimal. Karena yang bersangkutan masih di bawah umur,” katanya seraya mengatakan, sidang putusan digelar di PN Pagaralam pada Rabu tanggal 13 Februari lalu.

Sebagaimana diatur dalam UU Perlindungan Anak, hukuman bagi pelaku di bawah umur maksimal 10 tahun. Lanjut Alpian, untuk perkara persidangan terdakwa lainnya, yakni Tika dan Riko saat ini masih dalam proses persiapan berkas tuntutan oleh jaksa. “Secepatnya sidang perkara dengan kedua terdakwa dimaksud secepatnya digelar,” katanya.

Untuk diketahui, bahwa kasus pembunuhan berencana yang menewaskan Ponia dan anaknya ini, diotaki oleh tersangka Tika. Dengan cara mengiming-imingi kedua tersangka Riko dan Jefri sejumlah uang dan diberangkatkan sebagai TKW.

Dalam perjalanan pembunuhan sadis ini, sudah direncanakan beberapa hari sebelum kedua korban dieksekusi. Ketiga tersangkanya sempat menghilang. Namun kerja keras petugas Satreskrim Polres Pagaralam melakukan pengembangan dan pemeriksaan saksi, akhirnya pelaku berhasil diringkus di Jakarta Barat, tepatnya di mes penampungan TKI di kawasan Srengseng, pada hari Rabu tanggal 2 Januari 2019 silam. (ald)

Komentar

Berita Lainnya