oleh

Terdata 13 Anak Terjerat Kasus Narkoba

-Hukum-203 views
LAHAT – Jajajaran Satresnarkorba Polres Lahat mencatat. Sejak tahun 2018 hingga awal April 2019 ada 13 anak baik yang putus sekolah maupun pelajar yang terjerat kasus narkoba.

Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap S.Ik melalui Kasat Narkoba Polrea Lahat AKP Bobby Eltariq mengungkapkan. Bahwa fenomena anak terlibat narkoba cukup miris. Apalagi anak- anak dan pelajar merupakan calon pemimpin masa depan.

“Kita harapkan jeme Lahat bersih narkoba. Termasuk bagi anak- anak dan pelajar,” ungkap Bobby Eltariq.

Lanjutnya terkait fenomena ini, memang perlu perhatian seluruh elemen. Yakni keluarga, lingkungan dan politik pemerintahan. Politik dan pemerintahan ini termasuk sistem aturan dan lainnya.

“Selain itu bagi pelaku dewasa yang melibatkan anak- anak terjerat narkoba bisa dijerat UU Narkoba dan Perlindungan Anak,” tegasnya.

Dirincikannya bahwa tahun 2018 lalu, tercatat ada 11 anak yang terlibat narkoba. 7 diantaranya pelajar dan 4 diantaranya putus sekolah. Dari 11 anak- anak tersebur, 8 laki- laki dan perempuan. Lalu ditahun 2019, terakhir dua anak- anak terlibat narkoba. satunya pelajar dan satunya putus sekolah.

“Selain pemakai, tersangka ini juga ada yang kurir bahkan mulai mengarah ke penjualan barang haram tersebut” sesalnya.

Sementara salah satu tersangka anak dibawah umur Ft (16) yang ditangkap beberapa hari lalu mengaku hanya disuruh menjual narkoba jenis sabubdan diupah Rp50ribu. “Kalau make juga pernah tapi sekarang la berenti,” ungkapnya.

Sementara sekretaris Komisi IV DPRD Lahat, Tubagus Muhammad Abdus Somad Spdi mengungkapkan. Perlunya pendidikan imtaq dan wawasan kebangsan guna menangkal perilaku negatif bagi para generasi muda. Lantaran anak- anak tersebut merupakab calon pemimpin bangsa dan penerus kemerdekaan. Sehingga perlu dibekali wawasan kebangsaan. Serta iman dan takwa agar mengetahui mana yang benar dan salah.

“Kami sangat mendukung bila ada sekolah yang memberikan ekstra kulikuler dibidang imtaq dan wawasan kebangsaan ini. Agar para generasi muda memiliki jiwa nasionalis, patriotis dan religi,” tukasnya.(gti)

Komentar

Berita Lainnya