oleh

Terima Laporan Kualitas Beras, Gubernur Sumsel Pinta Bulog ‘Corss Check’ Ulang Distribusi Beras

SUMEKS.CO – Gubernur Sumsel, H Herman Deru pinta Perum Bulog Kanwil Sumsel melakukan ‘cross check’ ulang distribusi beras ke masyarakat. Sebab Dia, tidak menginginkan beras yang diterima masyarakat tidak sama kualitasnya di setiap daerah.

“Kemarin sempat ada laporan dari beberapa daerah kalau jenis berasnya agak beda. Tolong ini dicek lagi pastikan betul kualitas beras yang didistribusikan,” kata Deru mengingatkan.

Hal ini terungkap saat Deru menerima Audiensi Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Sumsel dan Babel Ali Ahmad Najih Amsari Aan, di ruang tamu Gubernur Selasa (12/1/2021).

lanjut Deru mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) mencanangkan Sumsel sebagai lumbung pangan terbesar nasional. Secara khusus ditujukan agar beras hasil produksi para petani di seluruh Sumsel dapat terserap maksimal oleh masyatakat.

Demikian juga, program beras insentif untuk ASN dan pegawai honorer di lingkungan Pemprov, Kualitas dan pasokanya juga harus terjamin.

“Tujuan utama program ini adalah sebagai bukti bahwa Pemprov berbuat nyata terhadap penyerapan beras yang sudah diproduksi petani Sumsel. Makanya Saya minta hindari pasokan beras dari daerah lain. Karena dengan cara ini bisa menjadi stimulus bagi petani dan mereka merasa dihargai bisa dihargai,” imbuh Deru menegaskan.

Sementara itu, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Sumsel dan Babel, Ali Ahmad Najih Amsari Aan mengatakan, pertahun 2020 kemarin beras yang diserap Bulog dari petani mencapai 3.500 ton.

Jumlah tersebut meningkat dari tahun 2019 yang hanya 1.100 ton. Untuk menunjang program insentif beras. “Jadi naik 300 persen karena ada OPD yang mengajukan penambahan,” jelasnya.

Sementara itu, pada 2021 ini Bulog juga akan banyak melayani kegiatan komersil memenuhi kebutuhan pasar seperti daging sapi maupun kerbau. “Mereka bahkan sudah menyiapkan stok sejak tahun baru di gudang Perintis Kemerdekaan dan selama Covid ada juga Bansos yang kami salurkan ke masyarakat,”.

Selain itu, Ali menyampaikan kali ini mereka juga tengah mempromosikan produk baru Bulog beras Profivit. “Beras dengan kandungan komponen gizi dan mineral ini diharapkan dapat meminimalisir stunting di Sumsel. Untuk Sumsel kita siapkan stok 2000 ton,” pungkasnya. (Ril/bim)

Komentar

Berita Lainnya