oleh

Terjaring OTT KPK, Bupati Muara Enim Dibawa Lewat Darat via Lintas Barat

PALEMBANG – Bupati Muara Enim, Sumsel, Ahmad Yani (AY) dikabarkan ditangkap tangan KPK, pada Senin (2/9). Informasi ini beredar di sejumlah grup whatsapp di Palembang dan Sumsel.

Suasana di rumah dinas bupati Muara Enim malam ini. Foto: JPG

Beredar pula, sebuah foto yang menunjukkan pintu kaca depan ruang kantor sementara Bupati disegel dengan pita segel milik KPK. 

Kantor sementara bupati itu berada di Gedung Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Muara Enim, karena kantor bupati sedang di renovasi. 

Saat tim sumeks.co menyambangi Polda Sumsel, tempat biasanya KPK melakukan transit tersangka korupsi, seperti kasus Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian beberapa waktu lalu, situasi Direktorat Pidana Khusus terlihat sepi. 

Ruang kerja sementara Bupati Muara Enim di kantor Bappeda yang di segel KPK. Ruang bupati masih dalam tahap renovasi. Foto: JPG

“Belum ada informasi. Sampai sekarang juga belum ada persiapan,”ujar petugas piket. 

Informasi mengenai penangkapan Ahmad Yani beredar makin kencang. Bupati yang belum setahun menjabat ini, disebut-sebut, ditangkap bersama salah satu pengusaha asal Palembang berinisial Rb. Salah satu pengusaha kelas kakap di kawasan Muara Enim. 

Kemudian tersiar kabar kabar kalau AY terkena OTT saat berada di Metro, Lampung.

“Ya, benar OTT-nya di Metro. Saat ini KPK juga telah meminjam ruangan di Polda Lampung untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar sumber radarlampung.co.id.

Namun, informasi lain , yang terjaring KPK tengah dalam perjalanan menuju Polda Sumsel.

Hanya saja, belum ada pembenaran dari kabar yang berseliweran tersebut hingga berita ini diturunkan.

“Belum ada, kami sedang piket,” ujar perwira dari Direktorat Reskrimsus Polda Sumsel, saat dihubungi pukul 00.30 WIB.

Jubir KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi belum menjawab panggilan melalui ponselnya. Begitupun Kabag Pemberitaan dan Publikasi, Yayuk yang belum membalas pesan whatsapp dari wartawan sumeks.co. 

Hanya saja, informasi lain yang masuk menyebut jika saat ini Ahmad Yani sedang dibawa menuju Jakarta. Tidak melalui Palembang, melainkan lewat jalur lintas barat, Muara Enim – Lampung – Jakarta.

Bupati Muara Enim H Ahmad Yani usai memimpin langsung Apel Bulanan rutin. Foto: Diskominfo Muara Enim.

Padahal Senin siang (2/9) Bupati Muara Enim H Ahmad Yani sempat memimpin langsung Apel Bulanan rutin dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Muara Enim setiap awal bulan, yang terpusat di Halaman Kantor Pemkab Muara Enim.

Pada Apel tersebut Hadir pula Wakil Bupati Muara Enim H Juarsah, Sekretaris Daerah H Hasanudin serta Jajaran dan diikuti oleh Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemkab Muara Enim.

Bupati saat kegiatan uji emisi. Foto: Diskominfo Muara Enim.

Di hari yang sama, bertempat di Kantor Bupati Muara Enim, Senin (02/09), Bupati Muara Enim, Ir. H. Ahmad Yani, MM, didampingi Wakilnya, H. Juarsah, SH dan Sekda Muara Enim, Ir. H. Hasanudin, M.Si juga sempat memimpin jalannya pelaksanaan uji emisi kendaraan bermotor.

Sebelumnya, AY merupakan anggota DPRD Sumsel periode 2009-2014. Politisi Partai Demokrat itu, kemudian terpilih lagi untuk periode ketiganya di DPRD Sumsel, 2014-2019. 

Hanya saja kemudian dia mengundurkan diri, untuk mengikuti Pilkada Muara Enim pada 2018. Pasangan AY dan Juarsah, kemudian memenangkan pilkada Muara Enim. 

Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim 20182023 itu dilantik 18 November lalu oleh Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, bersamaan dengan sejumlah kepala daerah lain yang memenangkan pilkada serentak 2018. 

Selain menjabat bupati Muara Enim, AY juga merupakan Ketua DPC Partai Demokrat Muara Enim.  (tim)

Komentar

Berita Lainnya