oleh

Terjebak “Kerokan” Jalan, Dishub Ogan Ilir Koordinasi ke BBPJN

SUMEKS.CO – Keluhan pengguna jalan nasional tepatnya di Jalan Lintas Indralaya-Palembang maupun sebaliknya, belakangan ini sering disampaikan baik melalui media sosial seperti FB, IG, WA, termasuk langsung ke Dinas Perhubungan Kabupaten Ogan Ilir.

Mereka banyak mengeluhkan, soal sistem perbaikan jalan nasional yang saat ini tengah dilakukan di berbagai titik di Jalintim Palindra oleh pihak pemborong dengan cara membiarkan kerokan aspal jalan hingga berhari-hari tanpa langsung ditutup atau diaspal langsung.

“Sudah banyak pengendara, khususnya sepeda motor kecelakaan alias terbalik ketika melintasi jalan aspal yang telah dikeroki atau dibongkar, lalu dibiarkan berhari-hari,’’ kata Karim (34) warga Desa Palemraya.

Menurut Karim, semestinya pihak pemborong yang memperbaiki jalan harus memperhatikan keselamatan para pengemudi.

“Kalau dibiarkan berhari-hari ya itu tadi, warga banyak yang terjebak hingga terbalik, bahkan ban sepeda motor pecah,’’ lanjut dia.

Sementara itu, Kabid LLAJ dan Perkeretaapian Dinas Perhubungan Kabupaten OI, Yusrizal membenarkan, adanya keluhan para pengguna jalan dengan kondisi jalan yang tengah diperbaiki saat ini.

“Kami sudah koordinasikan dengan pihak Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional, agar sistem perbaikan jalan jangan menunggu baru diaspal,’’ ungkapnya.

Dan hasil koordinasi dengan pihak BBPJN ternyata langsung ditindaklanjuti. Terbukti, di kilometer 27 hingga kilometer 30 langsung diaspal, tidak lagi membiarkan lobang aspal.

“Meski demikian pihak pengguna jalan untuk tetap berhati-hati,” saran Yusrizal.(ety)

Komentar

Berita Lainnya