oleh

Terkait Pembelajaran Tatap Muka, HD Himbau Sekolah Ikuti Surat Edaran

SUMEKS.CO – Gubernur Sumsel, Herman Deru, menghimbau seluruh kabupaten dan kota supaya mengikuti surat edaran mengenai pembatalan Pembelajaran Tatap Muka, yang sudah diedarkan beberapa waktu lalu.

“Sebab dalam surat edaran tersebut, ada tiga poin yang menjadi pertimbangan. Yakni memperhatikan data perkembangan konfirmasi Covid-19 di Sumsel, masukan tim ahli gugus tugas dan instansi terkait, bahwa kondisi saat ini masih rentan penularan Covid-19,” terang HD di kantornya, Senin (4/1).

Sehubungan hal itu, HD juga menghimbau kepada Bupati dan Walikota se-Sumsel untuk menunda pembelajaran tatap muka di semua satuan pendidikan dan dialihkan secara pembelajaran jarak jauh (PJJ) melalui daring/luring/modul pembelajaran lain yang sejenis kewenangannya.

“Penundaan pembelajaran tatap muka dilakukan sampai dengan vaksin didistribusikan, dan setelah itu dilihat perkembangan kasusnya per daerah. Semua tatap muka kita larang, kita tetap daring karena kuatir penyebaran virus masih akan terjadi,” jelas dia.

HD menambahkan, anak-anak akan rentan terpapar Covid-19. Tidak ada yang dapat memastikan setiap kegiatan yang dilakukannya saat tatap muka, bisa aman dari risiko penularan.

“Covid-19 saja sudah masuk ke ibu hamil, bagaimana anak-anak. Apa lagi saya baca artikel jika virus terbaru telah bermutasi, sehingga lebih ganas menyebarnya,” jelas dia.

Soal pemberian vaksin, dirinya mengatakan selain tenaga medis dan petugas kesehatan sebagai garda terdepan, pihaknya akan berupaya agar anak-anak juga masuk prioritas. Hanya saja sejauh ini pihaknya masih menunggu realisasi vaksin untuk Sumsel pada tahun 2021 ini, yakni bagi dua juta penduduk.

“Siswa tentu akan dilakukan vaksin juga secara masif di tahun mendatang. Syukur-syukur kita akan buka kembali sekolah pasca ada suntik vaksin. Namun jika memang ahli epidemiologi memperbolehkan, maka akan kita rencanakan kembali,” pungkasnya.(ety)

Komentar

Berita Lainnya