oleh

Terkendala Bahan Baku dan Pemasaran

PAGARALAM – Menciptakan warga binaan yang terampil didunia usaha, tetap menjadi perhatian serius pihak Lapas Klas III Pagaralam. Yang mana, sejumlah terpidana tersebut ternyata memiliki keahlian, salahsatunya dibidang kerajinan.

Untuk itu, Kepala Lapas Klas III Pagaralam, Jalaludin SH melalui Kasubsi Pembinaan, Rinaldi Ahmad SH dalam waktu dekat akan merealisasikan bengkel tempat bimbingan kerja (Binker) di dalam Lapas. “Dengan kondisi yang ada, kita manfaatkan tempat seadanya menyiapkan bengkel binker bagi warga binaan untuk melakukan sejumlah bimbingan kerja untuk melatih mereka keterampilan,” ujar Rinaldi, Jumat (28/2/2020).

Dia menyebutkan, dibagian sisi bangunan Lapas akan disiapkan tempat sebagai binker. “Kita harapkan dengan adanya binker ini pembinaan kepada warga binaan bisa lebih optimal lagi,” katanya.

Pembinaan keterampilan kerja ini semisal kerajinan, petukangan, hingga pertanian mereka diajarkan. “Kita juga rencanakan untuk pembinaan tersebut akan mengandeng pihak BLK (Balai Latihan Kerja) untuk melatih mereka,” ujar dia.

Sisi lain, pembinaan kepada warga binaan tersebut, sebagai mendukung program Kemenkum HAM dalam hal menghasilkan PNPB (Penerimaan Negara Bukan Pajak). “Khususnya di lingkungan Lapas, kita juga mempunyai target untuk disumbangkan ke Negara,” kata dia.

Disebutkannya, produk kerajian yang dihasilkan warga binaan cukup beragam jenisnya. Dari asbak, vas bunga, dan ragam miniature. “Kerajinan ini semua bernilai. Namun untuk pemasaran beberapa kerajinan yang dihasilkan masih sebatas pihak keluarga yang membelinya. Langkah kedepan akan dicarikan promosinya agar kerajinan ini juga bersumbangsi terhadap PNPB,” harapnya.

Ditambahkan Nopi salahsatu warga binaan yang merupakan pengrajin vas bunga berbahan barang berkas seperti kertas koran dan kaleng mengatakan, dirinya sudah cukup banyak menghasilkan barang-barang kerajinan. “Hanya saja kendalanya untuk bahan baku dan pemasarannya masih terbatas,” pungkasnya. (Ald)

Komentar

Berita Lainnya