oleh

Ternyata Bandar Sabu di Muara Sugihan Seorang Serang Speedboad

SUMEKS.CO, – Kepala Desa Gilirang, Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin, meminta maaf kepada masyarakat dan Bupati Banyuasin atas tertangkapnya salah satu pelaku yang telah diamankan pihak BNNP Sumsel, Minggu (24/1).

Kades Gilirang Dahlan mengatakan, dirinya sangat terkejut saat sopir Speedboad PS (52), warga Desa Gilirang, tertangkap telah menyembunyikan sebanyak 171 kilogram sabu-sabu dan 43 kantong plastik berisi ribuan pil ekstasi.

Keseharian warganya itu, seperti biasa mengantar penumpang dengan speedboadnya. Dan prilakunya orang baik di masyarakat,  bahkan untuk mengantar titipan barang barang wargapun sering dilakukannya.

“Ia orang baik, sayapun sering ke Palembang gunakan jasanya dengan speedboadnya,” ucapnya.

Pekerjaan sebagai sopir Speedboad untuk menghidupi ketiga orang anaknya.

Saat penangkapan itu, posisinya keduanya sudah mau di bawa ke Palembang.

“Saya tiba di lokasi ia sudah mau dibawa ke Palembang,”

“Saya juga meminta maaf kepada masyarakat dan Bupati Banyuasin, atas apa yang telah terjadi dilingkungan saya,” Katanya.

Sebelumnya diberitakan, penangkapan dua orang bandar narkotika oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dan BNN Provinsi (BNNP) Sumsel yang diduga di daerah Kabupaten Banyuasin, Sabtu (23/1/2021) sore. dengan barang bukti ratusan kilogram sabu-sabu dan pil ektasi, menjadikan Sumsel lagi-lagi sebagai transit bagi bandar besarnya.

Setidaknya sebanyak 171 kilogram sabu-sabu dan 43 kantong, yang satu kantongnya berisikan ribuan pil ekstasi dari tangan dua tersangka yang diamankan yakni, Syahrir alias SH (35), warga Jl Pangeran Ayin, dan Pamesangi alias PS (52), warga Desa Gilirang, Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin.

Keduanya ditangkap pada Sabtu (23/1/2021) sekira pukul 14.30 WIB, tepatnya di wilayah Kampung Jekik Desa Giliran dusun 3 Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin.

Peredaran narkotika ini diketahui merupakan jaringan internasional dari Malaysia masuk ke Sumatera Selatan. Barang bukti yang diamankan sebanyak enam karung putih-merah bungkus, dua ember karet ukuran besar warna biru dan dua ember cat besar.

Penangkapan ini setelah petugas BNN menerima laporan masyarakat mengenai akan adanya pengiriman narkotika jenis sabu dari Malaysia yang dikirim menuju Muara Sugihan menggunakan transportasi Laut.

Anggota pun langsung bergerak menuju lokasi melalui jalur laut menggunakan speedboat dan sekitar pukul 14.30 WIB berhasil meringkus dua pelaku yang yang menyimpannnya di wilayah Kampung Jekik, Desa Giliran, Dusun 3, Kecamatan Muara Sugihan, Banyuasin.

“Barang bukti sabu-sabu totalnya 171 kilogram. Kalau untuk ekstasi belum dihitung semuanya, ada sekitar 43 kantong,” terang Kombes Pol Habi Kusno, Kabid Brantas BNNP Sumsel saat dikonfirmasi, Minggu (24/1/2021).

Barang bukti narkotika bersama dua orang pelaku langsung dibawa BNN ke kantor BNNP Sumsel di Jakabaring untuk pemeriksaan lanjutan.

“Masih kita lakukan pemeriksaan secara intensif kedua pelaku yang kita amankan. Dan dari kasus ini masih akan dilakukan pengembangan apakah kemungkinan ada pelaku lain,” ujar Habi. Malah informasinya, rilis ungkap kasus narkotika ini akan dilakukan di BNN RI Jakarta.(bun)

Komentar

Berita Lainnya