oleh

Teror Harimau Belum Selesai

PAGARALAM – Harimau keluar dari habitatnya dan berkeliaran. Masuk ke perkebunan kopi, mengaum dan meninggalkan jejak. Bukan kali pertama. AUMAN harimau mengggelegar di perkebunan kopi Talang Tiding, Dusun Tanjung Taring Kelurahan Burung Dinang, Kecamatan Dempo Utara. Kamis malam (2 1/11) sekitar pukul 21.00 WIB, ketika mendengar suara itu Hendi sedang berada di dalam pondoknya. Petani asal di Desa Muara Payang Kabupaten Lahat ini pun terkesiap.

“Ia (Hendi) tak berani ke luar dari dalam pondok,” ujar Fitra, pemilik kebun kopi itu, ketika dihubungi, kemarin. Kebun kopi itu memang milik Fitra. Hendilah yang sehari-harinya merawat kebun ini. Di dalam pondok, Hendi bersama istri dan satu anaknya yang masih kecil. sudah berusaha mengontak Hendi, tapi nomor teleponnya tak aktif-aktif.

Jumat pagi (22/11) sekira pukul 07.00 WIB, barulah Hendi memberanikan diri ke luar dari dalam pondok. Di dalam kebun ia melihat jejak-jejak harimau yang ‘terserak’. Jejak-jejak ini memiliki ukuran  berbeda-beda. Ada yang besar dan ada yang kecil. “Jumlahnya (jejak) ada delapan mengarah ke Talang Gunung Megang, Kerinjing,” tutur Fitra.

Hendi pun mengontak Fitra dan mengabarkan perihal pendengaran dan penemuan jejak harimau itu. Kepada Hendi, Fitra berpesan supaya cepat mengungsi ke Dusun Tanjung Taring. “Sebab berbahaya kalau tetap tinggal di kebun,” ujar Fitra.

Harimau masuk kebun penduduk bukanlah kali pertama. Jumat pekan lalu (15/11), di Dusun Margoulyo, Kelurahan Burung Dinang, Kecamatan Dempo Utara, juga ditemukan jejak harimau. Malam harinya, seorang wisatawan menggelepar setelah diserang harimau di kawasan Tugu Rimau Gunung Dempo. Sementara dari Dusun Muara Siban dikabarkan ada seorang penduduk yang melihat seekor harimau sedang minum air Sungai Selangis.

Tingkatkan Kewaspadaan

“Itu hoax,” ujar Camat Dempo Utara Arjanggi Priatna Hutama SSTP MAP menanggapi adanya informasi seekor harimau terlihat di Sungai Selangis Dusun Muara Siban. “Buktinya tidak ada,” tambahnya. Ia meminta supaya masyarakat tak menyebarkan isu yang belum jelas asal usulnya.

Adapun mengenai kabar harimau yang terlihat di Talang Tiding Dusun Tanjung Taring, kata Arjanggi, juga belum bisa dipastikan kebenarannya. Arjanggi pun baru mendengarnya. Toh kaluapun benar, ia mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Sementara itu Lurah Burung Dinang Franses Jhoniko SE mengatakan, sudah mengkonfirmasi dengan ketua RT Dusun Tanjung Taring. Hasilnya lanjut Iko, belum terdengar ada petani di kawasan Talang Tiding yang melihat  harimau. Tapi ia mengakui, kemungkinan munculnya harimau di kawasan memang bisa saja terjadi.

“Karena talang itu cukup dekat dengan hutan lindung,” ujar Iko, ketika dihubungi terpisah. Iko menambahkan, pihaknya sudah mengimbau kepada Ketua RT dan RW setempat untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat supaya waspada.

Terpisah, Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Sugara SIK MH melalui Kapolsek Dempo Utara Iptu Wempi A Kayadu SH meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Kalau ke kebun imbau Wempi, usahakan tidak sendirian. Ini karena akhir-akhir ini harimau sering ke luar dari habitatnya. “Arah pergerakan harimau itu yang kita tidak tahu,” ujar Wempi kemarin. (ald)

Komentar

Berita Lainnya