oleh

Tersangka PD Petro Prabu Ditangkap Polisi

PRABUMULIH – Kasus pencurian di Kantor PD Petro Prabu, sehingga menyebabkan 12 unit HP dan 1 Printer di Ruang Billing lenyap hingga menyebabkan kerugian Rp 19,2 juta.

Berhasil diungkap Tim Opsnal Polsek Prabumulih Barat, setelah dilaporkan tercantum dalam LP/B/129/VI/2020/SUMSEL/RES PBM/ SEK PBM BARAT, 27 Juni 2020. Dan, melakukan penyelidikan lebih jauh.

Pelaporan, yaitu Taufik SKom (48), pegawai PD Petro Prabu tercatat sebagai warga Jalan Nila RT 01 RW 02 Kelurahan Prabu Jaya, Kecamatan Prabumulih Timur.

Belakangan diketahui pelaku atau tersangkanya, yaitu Tegar Kusuma Jaya (18), warga Jalan M Yamin Gang Masjid Sirojul Kelurahan Muntang Tapus, Kecamatan Prabumulih yang pernah magang di Kantor PD Petro Prabu.

Informasi dihimpun wartawan ini dari sumber kepolisian, pencurian di Ruang Billing ini diketahui pada Kamis, 18 Juni 2020, sekitar pukul 14.00 WIB oleh pegawai PD Petro Prabu.

Modus digunakan tersangka, untuk membobol Ruang Billing tersebut dengan meminjam kunci. Dan, mengambil HP dan 1 printer secara bertahap.

Bukan hanya tersangka saja, petugas juga berhasil mengamankan penadah yang menerima dan menjual barang curian Tegar.

Yaitu, Joni (24), warga Jalan Sepatu Gang Jambu RT 04/RW 01 Kelurahan Karang Raja, Kecamatan Prabumulih Timur. Hingga akhirnya, juga diringkus petugas.

Terungkap kasus pencurian itu, Selasa (28/7/2020) petugas mengetahui keberadaan tersangka langsung melakukan penangkapan. Tersangka diringkus di Kawasan Jalan Jendral Sudirman belakang Kantor DPRD . Selanjutnya, tersangka beserta barang bukt diamankan ke Polsek Prabumulih Barat guna penyidikan lebih lanjut.

Dari tangan tersangka, polisi menyita 1 buah Hand Phone merk Xiomi Warna Hitam. Lalu, 2 buah Hand Phone merk Xiomi Warna Putih.

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya SH SIk MH dikonfirmasi melalui Kapolsek Prabumulih Barat, AKP Murzal Mahdi SE MM didampingi Kanit Reskrim, Ipda Darmawan SH membenarkan ungkap kasus tersebut.

“Tersangka dan rekannya berikut barang bukti berhasil diringkus dan diamankan. Kasusnya, masih kita lidik dan kembangkan,” ucapnya.

Lanjut Murzal, tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. “Tersangka masih diperiksa penyidik, terkait kasus pencurian dilakukannya,” pungkasnya. (03)

Komentar

Berita Lainnya