oleh

Terus Kejar Bandar Besarnya, Perederan Narkoba di Sumsel Nomor 2 di Sumatera

SUMEKS.CO – Sebanyak 25 kilogram lebih sabu-sabu dan 1.155 pil ekstasi berhasil disita dari hasil ungkap kasus pidana narkoba Januari hingga Maret 2021.

Barang bukti tersebut diamankan dari 16 tersangka tindak pidana narkoba dengan 12 Laporan Polisi (LP).

“Sumatera Selatan tertinggi nomor dua setelah Sumatera Utara dalam peredaran dan pengguna narkoba,” kata Direktur Ditres Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri Istu, Jumat (9/4/2021) usai pemusnahan barang bukti di Mapolda Sumsel.

Heri menyebut, untuk ungkap kasus tindak pidana narkoba sebanyak 25 kilogram sabu-sabu berasal dari Aceh. Sindikatnya ada dari Pekan Baru, Aceh dan Selat Malaka.

“Disebar di sejumlah daerah di Palembang. Di Sumsel sendiri kebanyakan diedarkan melalu jalur darat. Ada juga yang pernah diungkap di perairan beberapa waktu lalu,” terangnya.

Dia menambahkan, memang di Sumsel pengedernya bisa melalui jalur darat, laut dan udara. Tetapi jalur udara sangat kecil bisa lolos. Dirinya juga mengaku, Polda Sumsel terus melakukan koordinasi dengan sejumlah Polda yang ada di Sumatera.

“Untuk pintu darat, pintu masuk dari Jambi perbatasan dengan Sumsel. Bisa lewat Sekayu, Muba. Bandar besarnya ada di Aceh dan terus dikejar, tetapi tetap kita berkoordinasi dengan Polda terkait untuk lakukan penyelidikan,” tukas Heri.(dho)

Komentar

Berita Lainnya