oleh

Tidak Ada Firasat, Kerja di Pabrik Ayam

Orang tua Megi mengaku tidak ada firasat sebelum mendapat kabar. Kecelakaan  di jalan Umum Desa Karang Agung, Kecamatan Lubay Ulu Kabupaten Muara Enim,  Rabu (9/1) sekitar pukul 06.00 Wib. Ternyata salahsatu korban yang meninggal adalah warga Desa Suka Merindu, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Zulhani mengaku, tidak ada firasat sedikitpun atas musibah yang dialami putranya.Yakni Megi (23) sopir Pick up L300 BG 9466 FG dengan kondisi luka robek. Kepala mengeluarkan darah dari mulut, hidung dan telinga, memar mata kanan, luka lecet kaki kanan kiri hingga akhirnya meninggal di TKP.

“Benar, yang terjadi kecelakaan di Muara Enim adalah anak saya,”kata M Zulhani (60) orang tua korban yang ditemui koran ini dirumah dukanya di Desa Suka Merindu.

Dengan wajah duka yang cukup mendalam, Zulhani mengatakan, bahwa anaknya (Megi) tiba di rumahnya sekitar pukul 16.00 Wib. Yang sengaja dijemput oleh pihak keluarga melalui Jalan Beringin.

” Kami dapat informasi dari Polisi. Rencananya besok pagi akan dimakamkan,”katanya. (sid)

 

Komentar

Baca Juga