oleh

Tidak Ada Kelangkaan Tahu Tempe, dr Fitri Askolani: Ayo Tanam Kedelai

SUMEKS.CO, – Walau harga kedelai naik, tahu dan tempe tidak ada kelangkaan di pasar tradisional. Namun, untuk mengantisipasi kebutuhan produksinya, Dinas Perdagangan,Koperasi UKM Kabupaten Banyuasin, bersama TP PKK Banyuasin, menggalakkan tanam kedelai pada masyarakat.

Dikatakan, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten  Banyuasin, Erwin Ibrahim bahwa tahu dan tempe merupakan makanan sehari-hari yang telah akrab di lidah masyarakat dan tak terpisahkan.

Saat ini, adanya kenaikan harga kedelai akan sangat berpengaruh dalam produksinya. Sedangkan, tanaman kedelai bukan merupakan komoditi unggulan di Kabupaten Banyuasin.

Tetapi, kedelai juga ada di tanam petani untuk mencukupi produksi kebutuhan pembuatan tahu dan tempe.

“Tidak ada kelangkaan tahu dan tempe harga tetap normal di Banyuasin,” Kata Erwin, kamis (14/1).

Saat ini, pihak Disperindag Banyuasin, beekordinasi dengan Dinas pertanian untuk dapat juga menjadi komoditi kedelai, sebagai salah satu Komoditi Unggulan Kabupaten ini.

“Kita kordinasikan agar dapat memenuhi produksi tahu tempe khususnya. Para pengusaha di daerah ini,”ucapnya

Selain itu, dalam tujuh program Bupati Banyuasin salah satunya penggalakan penanam sayur sayuran dan tanaman lainnya juga, dilakukan untuk dapat bermanfaat bagi masyarakat nantinya.

Sementara itu, dr Fitri Askolani, ketua TP PKK Kabupaten Banyuasin, turut bersinergi mengajak masyarakat untuk bersama menanam sayur-sayuran temasuk kedelai.

” Ayo tanam kedelai,”tandasnya.(bun)

Komentar

Berita Lainnya