oleh

Tidak Dilantik Sebagai Pimpinan, Anggota DPRD Muratara Ini Protes

RUPIT – Rapat Paripurna DPRD Muratara pengambilan sumpah dan janji pimpinan DPRD Muratara, masa jabatan 2019-2024, Kamis (24/10) sekitar pukul 10.00 WIB mendadak ricuh. Kondisi itu diakibatkan adanya interupsi dan perdebatan dari anggota DPRD Partai Demokrat, Amri Sudaryono pada pukul 11.28 WIB kepada ketua DPRD Muratara Efriyansah.

Amri mempertanyakan dalam sidang paripurna itu tidak dilakukan pelantikan terhadap wakil ketua I yang dipegang oleh Partai Demokrat. Padahal menurutnya, DPP Demokrat sudah mengirimkan surat balasan, terkait penetapan wakil ketua DPRD Kabupaten Muratara.

Dia membenarkan adanya perselisihan antara dirinya dan ketua DPC Demokrat Muratara, Sukri Alkap. Namun seharusnya, Ketua DPRD Muratara mengumumkan wakil ketua I yang sudah ditunjuk dari DPP Demokrat yakni dirinya sendiri Amri Sudaryono.

“Kita ada surat dari DPW dan DPP ditandatangani Ketua Umum Prof Dr H Susilo Bambang Yudhoyono dan Sekjen Demokrat Dr Hinca Pandjaitan. Saya dipercayakan menjadi wakil ketua I DPRD. Seharusnya ketua DPRD mengambil kebijakan untuk mengumumkan berdasarkan keputusan partai,” katanya.

Dia menyindir keputusan ketua DPRD Muratara, yang menunda pengumuman wakil ketua I itu, di luar konstitusional. Karena Secara etika politik, setiap keputusan partai harus mengacu pada keputusan ketua umum Partai.

“Jangan gara-gara adanya anulir dari DPC lalu membatalkan keputusan DPW dan DPP. Tentunya itu aktivitas di luar nalar dan tidak ‎sesuai dengan ketentuan yang ada,” bebernya. (cj13)

Komentar

Berita Lainnya