oleh

Tidak Dilayani, Suami Pukul Istri Sampai Mingat ke Kantor Polisi

-Hukum-43 views

MURATARA – Kurang puas dengan pelayanan istri, buruh serabutan di RT 01, Kelurahan Bingin Teluk, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara, nekat pukul istri sampai minggat ke kantor polisi. Tidak senang atas perbuatan pelaku, korban diketahui sebagai Kusmita (37), langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Rawas Ilir dan minta petugas menangkap Feri Hartawan (39) yang tak lain suaminya sendiri.

Berdasarkan nomor laporan kepolisian : LP/B-  96 / IX/2019/SS/Sek Rws Ilir, 02 September 2019. Pihak kepolisian dari Polsek Rawas Ilir, melakukan penangkapan terhadap Feri Hartawan dari dalam rumahnya sendiri Sabtu (7/9) sekitar pukul 15.30 WIB, tanpa perlawanan.

Saat ditangkap sang suami sempat mengaku tidak tahu harus berbuat apa, lantaran dia merasa tidak bersalah karena yang dia pukul merupakan istrinya sendiri. Ke petugas Peri mengaku aksi itu terjadi akibat kurangnya pelayanan Kusmita terhadap dirinya, baik di persoalan makanan maupun urusan ranjang.

“Aku khilaf pak,” kata pelaku saat diinterogasi petugas. Dia mengakui sudah melakukan penganiayaan terhadap Kusmita menggunakan tangan, namun Feri mengungkapkan, awalnya mereka sering terlibat perang mulut tapi tidak pernah terjadi aksi pemukulan. Saat kejadian terakhir, dia mengaku emosi saat meminta pelayanan dari istrinya namun langsung di tolak mentah mentah oleh korban.

Sementara itu, Kapolres Mura AKBP Suhendro melalui Kapolsek Rawas Ilir Iptu Aprinaldi di dampingi kanit Reskrim Polsek Rawas Ilir Ipda Asri mengatakan saat ini pihaknya tengah memproses kasus tersebut dan telah mengamankan pelaku sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Pihaknya menegaskan, atas perbuatan pelaku korban mengalami trauma dan luka lebam di sekitar bagian kepala. “Pelaku sudah kita tahan dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) masuk dalam ranah pidana makanya kita proses. Dari pihak korban ingin pelaku tetap di proses sesuai dengan hukum yang berlaku,” timpalnya.

Selanjutnya, pelaku dikenakan pasal 351 KUHP atau pasal 44 UU RI No 23/2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga. Karena melakukan penganiayaan terhadap istrinya sendiri dengan cara mencekik dan memukul di bagian kepala sehingga membuat Kusmita luka lebam dan trauma.(cj13).

Komentar

Berita Lainnya