oleh

Tiga Bersaudara Ini dengan Nama Belakang Dot Com

Gara-gara Kisah Cinta Orang Tua Berawal dari Internet

Nama anak-anak pasangan suami istri (pasutri) Miftahul Arifin dan Tutik Lestari ini begitu unik. Bahkan, mungkin mengundang senyum. Betapa tidak, pada nama ketiga buah hati pasutri asal Desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme, itu di susunan kartu keluarga, ada Dot Com-nya. Bagaimana ceritanya?

JODOH, umur, dan rezeki, tidak ada orang yang tahu. Demikian juga Arifin dan Tutik. Dua insan itu pun tidak menyangka akhirnya bisa berucap ijab kabul. Nah, ceritanya, Arifin berkenalan dengan Tutik berkat ’’makcomblang’’ internet. Tepatnya, pada 1999. Tentu internet belum booming seperti sekarang. Melalui situs alamak.com, muda-mudi itu mulai menjalin kisah cinta.

Benih asmara pun terus bersemi. Cuma satu tahun. Sudah cukup. Lalu, setahun kemudian atau 2000, Arifin dan Tutik memutuskan untuk mengayuh biduk rumah tangga. Menikah. Selang setahun, anak pertama lahir. Untuk mengingat kisah cintanya karena wasilah alias perantara internet, keduanya pun bermusyawarah. Mufakat.

Anak pertama dinamakan Salsabila Shofwah Alamak Dot Com. Saat ini, putri pertama pasutri tersebut mengenyam S-1 di Surabaya. Ternyata, mufakat soal nama itu berlanjut. Begitu adik Salsabila lahir, Arifin dan Tutik juga memberikan embel-embel Dot Com di belakangnya. Lahir 18 tahun lalu dengan nama leng kap Mustaghfirin Nazhmi Ramadhan Dot Com. Kesepakatan belum berhenti. Ketika si bungsu atau anak ketiga lahir, diberilah nama Daffa Fawwaz Robbani Dot Com.

Nama keluarga Dot Com itu belakangan terungkap dari unggahan Mustaghfirin. Pemuda yang dipanggil Dodot itu meng-upload foto susunan kartu keluarganya di media sosial (medsos). Tak ayal, unggahan tersebut viral. Ada yang menyangka nama itu editan.

’’Awalnya men-download TikTok karena diminta teman-teman sebayanya agar lebih kekinian. Saat itu, saya mengunggah kalimat ’seberapa lang ka namamu’ dengan mencantumkan capture KK,’’ ungkap Dodot.

Ternyata, memang ada yang tidak percaya. Dia pun menganggap wajar saja karena belum mengetahui. ’’Ya sudah. Saya unggah nama keluarga di KK itu pas 1 Januari lalu. Lho, ternyata langsung viral dilihat 395 ribu,” ungkapnya. Memiliki nama dengan embelembel Dot Com awalnya membuat tiga bersaudara itu minder. Namun, seiring berjalannya waktu, mereka malah bangga. Sebab, dengan nama itu, mereka akan selalu mengingatkan kisah cinta kedua orang tua.

’’Dulu saat masih kecil tanya kenapa sih kok ada Dot Com. Sering diolok dot-dot karena kebanyakan ngedot,” ujar pelajar kelas XII itu, lantas tersenyum. Pada saat awal-awal bersekolah, guru dan teman sekelasnya pun kaget. Pada nama lengkapnya ada kata-kata Dot Com.

Terlebih saat diabsen guru. Rasa malu bercampur gerah sempat menyelimutinya. Namun, ketika sudah duduk di bangku SMP, dia tidak malu lagi. Sudah percaya diri. Apalagi, Dodot juga memiliki prestasi di sepak bola hingga sempat ikut bertanding sampai Jakarta.

Menyandang nama itu, Dodot mengakui kerap mendapat pengalaman lucu dan menarik. Pernah suatu ketika, dia dan dua saudaranya keluar rumah bareng. Eh, ada tetangga memanggil Dot Com….Dot Com. ’’Mang gilnya itu karena dia tidak tahu nama asli saya. Menoleh semua,” ujarnya, lantas tertawa. Berkat nama itu pula, kini banyak yang mengenal Dodot. ’’Apalagi karena viral, di jalan kini banyak yang menyapa. Jadi, malah banyak kenalan,” tuturnya. (galih/c7/hud)

Komentar

Berita Lainnya