oleh

Tiga Desa “Dibidik” Kejaksaan

PRABUMULIH – Tiga Desa di kota Prabumulih mulai “dibidik” Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Prabumulih. Pasalnya, pihak Kejaksaan Negeri Prabumulih menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD) di tiga Desa yang ada di kota nanas. Hal itu diungkap Kepala Kejaksaan Negeri Prabumulih, Topik Gunawan, kemarin (12/2).

Dijelaskan Topik, laporan penyalahgunaan Dana Desa yang masuk ke pihaknya merupakan penggunaan anggaran dana Desa tahun 2018/2019 dan diterima pihaknya pada akhir tahun 2019 lalu.

Menindaklanjuti laporan tersebut, maka sesuai mekanisme Undang-undang Pemerintah daerah, pihaknya berkoordinasi dengan inspektorat dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (Apip). “Jadi sementara kita masih menunggu hasil pemeriksaan Apip,” sebutnya.

Lebih lanjut, pria yang sebelumnya bertugas sebagai Kajari Gorontalo Utara itu menegaskan, laporan penyalahgunaan dana desa yang masuk ke pihaknya merupakan dugaan penyimpangan pribadi yang dilakukan oleh oknum Kades tersebut.

“Dugaan penyimpangan pribadi dan laporan berdasarkan dari masyarakat setempat ada juga laporan dari LSM (lembaga swadaya masyarakat),” jelasnya.

Kendati demikian, kata dia. Meskipun ada laporan tersebut tetap pertama yang harus dikedepankan yakni aspek preventif alias pencegahan. “Jadi kita koordinasi dengan Apip karena mereka yang langsung membawahi terkait fungsi pemerintahan dan biar bagaimanapun namanya Desa dan Kelurahan merupakan bagian dari pemerintahan yang paling bawah,” sebutnya.

Hanya saja, jika ternyata dari laporan Apip ditemukan adanya indikasi penyimpangan atau Apip melakukan upaya penyelesaian secara administrasi dengan pengembalian kerugian negara atau lainnya. Namun, kalau sampai batas waktu Apip tidak ada penyelesaian maka Kejaksaan Negeri akan bertindak.

Dengan demikian, kata dia. Pihaknya sudah mempunyai dua alat bukti yakni laporan dari Apip dan laporan dari masyarakat dan akan langsung diperiksa. Sementara itu, Apip akan dijadikan sebagai ahli auditor saat pemeriksaan. (chy)

Komentar

Berita Lainnya