oleh

Tiga Kebijakan Untuk Tingkatkan Harga Karet

BANYUASIN – Ada tiga kebijakan yang bakal dijalankan pemerintah, untuk tingkatkan harga komoditas karet. Pertama, melalui perjanjian kerjasama dengan Thailand dan Malaysia untuk mengurangi suplai karet dunia. Kedua, meningkatkan konsumsi karet dalam negeri dengan menggunakan bahan karet sebagai campuran aspal jalan. Ketiga, meningkatkan hilirisasi industri olahan karet.

“Alhamdulillah, tiga minggu yang lalu kita berhasil berbicara dan sudah mendekati agak final Malaysia dan Thailand. Sehingga, dua minggu ini harga karet mulai terdongkrak naik,” ujar Presiden RI Joko Widodo.

Joko Widodo menuturkan sebelumnya harga karet di tingkatan petani yang mencapai Rp 5-6 ribu kini sudah mulai terdongkrak menjadi Rp8-9 ribu. “Keadaan ekonomi dunia juga dalam kondisi yang kurang baik. Tapi, nanti akan ketika di posisi normal kembali. Harganya juga akan normal kembali,” katanya.

Selama ini, penggunaan aspal karet hanya dilakukan di tiga provinsi yakni Jambi, Lampung dan Sumsel. Ke depan, sambung Jokowi, penggunaan aspal karet akan diterapkan di seluruh Indonesia. Sehingga, pemasaran karet tidak hanya tergantung pada pasar ekspor. “Kalau kita selalu ketergantungan, maka situasi harga akan begini terus. Makanya, harus dikonsumsi dalam negeri dulu,” bebernya. (kos/qda)

Komentar

Berita Lainnya