oleh

Tiga Pencuri Rel Kereta Api Dibekuk!

-Hukum-146 views

SUMEKS.CO –  Buron hampir satu tahun, para pelaku pencurian besi rel milik PT KAI ditangkap anggota Polsek Lubuk Batang. Tiga pelaku ditangkap setelah polisi mendapat informasi keberadaan yang salah satunya berada di Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim.

Kapolres OKU AKBP Tito T Hutauruk SIK MH melalui Kapolsek Lubuk Batang AKP Ujang Abdul Azis SE dan Kasubag Humas Kompol Rahmad Haji mengatakan, kejadian pencurian itu dilaporkan Awang Saputra (31), pegawai PT KAI (Kereta Api Indonesia).

“Kejadian pada Jum’at (26/10) Oktober 2018 Sekira jam 01.45 Wib,” ujarnya. Anggota Polsek Lubuk Batang mendapat informasi dari masyarakat mengenai keberadaan salah seorang pelaku pencurian Suripto (34), warga Lubuk Batang Baru. Diduga pelaku sedang berada di Daerah Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim.

Lalu dilakukan penyelidikan dan setelah dipastikan keberadaan pelaku anggota diperintahkan bergerak. Pada Jumat (04/10) 2019 sekira 11.00 Wib anggota Polsek Lubuk Batang dipimpin Kanitres Ipda Thomson Angka Wibawa melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap Suripto.

Pelaku diketahui menjadi juru parkir dikawasan Pasar daerah Tanjung Enim. Pelaku ditangkap tanpa perlawanan dan mengakuinya perbuatannya. Dari keterangan pelaku anggota melakukan pengembangan terhadap pelaku lainnya.

Dua pelaku lainnya Ronan (26), Desa Banuayu Kecamatan Lubuk Batang dan M Rasdiansyah (32), warga Desa Banuayu Kecamatan Lubuk Batang OKU. Dua pelaku diamankan saat sedang berada dirumahnya.

“Para pelaku mengakui perbuatannya,” ujarnya. Disebutkan kejadian pencurian saat Security PT KAI sedang melaksanakan patroli rutin dijalan Rel Kereta Api KM 236+328 Desa Banuayu Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten OKU.

Ditemukan tumpukan besi rel ka sudah dalam keadaan terpotong. Setelah didekati terdapat 5 (lima) orang yang tidak dikenal sedang memotong rel – rel tersebut. Saat didekati para pelaku langsung melarikan diri.

Kejadiannya itu dilaporkan kepada Kepala Stasiun (KS) Kereta Api Desa Banuayu Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten OKU. Atas kejadian tersebut PT. KAI (Kereta Api Indonesia) mengalami kerugian ditaksir sekitar Rp 5.000.000.

Barang bukti yang diamankan, 1 (satu) buah Handphone, 1 (satu) buah tabung Oxygen, 2 (dua) buah selang bewarna hijau dan merah, 5 (lima) batangan besi rel kereta api milik PT KAI berukur panjang 2,5 meter, 2 (dua) batangan besi rel kereta api milik PT KAI berukur 0,5 meter, 1 (satu) kerangan besi tambahan untuk penutup mobil pickup, dan 1 (satu) buah lori besi pendorong.

“Kasusnya masih dalam pengembangan,” ujarnya. Untuk mengetahui keterlibatan pelaku dengan kasus lainnya. Besi rel diambil pelaku di jalur rel cadangan. Sementara pelaku Suripto kepada petugas mengaku nekat mencuri besi rel KA karena sebelumnya tidak punya pekerjaan tetap.

“Untuk kebutuhan sehari hari Pak,” katanya. Rencananya, besi rel yang sudah dipotong tersebut akan dijual ke tempat penampungan besi. Hasil penjualan, katanya, akan dibagi dengan kawannya. (bis)

Komentar

Berita Lainnya