oleh

Tiket Ekonomi Ludes Hingga H +10

BATURAJA TIMUR – Pemudik yang hendak menggunakan jasa transportasi kereta ekonomi, sebaiknya segera mencari solusi lain. Sebab, mulai H-9 lebaran Idul Fitri hari ini (27/6), tiket ekonomi pemberangkatan dari Stasiun Baturaja, habis terjual. “Mulai H-9 hari ini mas tiket sudah habis terjual, ” kata Kepala Stasiun Baturaja, Syaiful Bahri.

Tidak tanggung-tanggung, ketersediaan tiket yang dipatok harga Rp 29.000/penumpang itu, habis hingga arus balik 2019 atau H+10 mendatang. Sayangnya, pihak stasiun tidak memiliki rincian tiket yang terjual. Sebab, pembelian lebih banyak via online dan dilakukan mulai H-90 sebelum pemberangkatan. “Bisa diketahui jumlahnya, tapi harus dihitung satu-satu, ” jelasnya.

Sangat wajar, jika kereta ekonomi menjadi pilihan. Pasalnya, selain harga tiket murah meriah, kualitas pelayanannya, sangat memuaskan. Bahkan, untuk harga tiket masih normal. Kendati memasuki musim mudik dan balik 2019. “Untuk tiket kereta lainnya, masih ada. Bahkan, ada kereta yang pengoperasiannya baru kemarin, ” jelas Syaiful.

Kereta baru itu, yakni kereta ekonomi premium atau stainless stell. Operasional kereta tersebut menggantikan operasi kereta bisnis yang mulai ditarik dari jalur transportasi. Kereta tersebut berjumlah 9 gerbong. Terdiri dari 2 gerbong eksekutif dan 7 gerbong ekonomi premium. “Harga tiketnya Rp 160.000/penumpang, ” sebutnya.

Kereta tersebut mengangkut penumpang tujuan Tanjung Karang – Kertapati dan sebaliknya. Kondisi gerbong anyar, dengan konsep kursi bisa diatur sesuai keinginan penumpangnya. “Gerbongnga berwarna stainless, ” jelasnya.

Sementara untuk kereta Stabas, pihak PT KAI Divre IV Tanjung Karang, menambah 2 gerbong penumpang. Normalnya, gerbong penumpang hanya 5 unit, dengan penambahan, jumlah gerbong menjadi 7 unit. Namun, untuk tarif, mulai kemarin naik menjadi Rp 110.000/penumpang. “Harga biasanya Rp 75.000/penumpang (harga promo), ” jelasnya.

Kenaikkan harga tiket justru sangat dirasakan untuk calon penumpang kelas Eksekutif. Pasalnya, sejak memasuki arus mudik, harga tiket dipatok Rp 195.000/penumpang. Pada hari biasa, tiket dijual antara Rp 160.000 – Rp180.000/penumpang. “Kenaikan harga kemungkinan sampai H+10, ” tandasnya. (Stf)

Komentar

Berita Lainnya