oleh

Tim CEKAL Corona Prabumulih Banjir Permintaan dari Masjid

PRABUMULIH – Aksi CEKAL (Cegah Tangkal) virus Corona juga menyisir Kota Prabumulih. Untuk itu, Tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa Sumsel Unit Prabumulih mulai melakukan penyemprotan disinfektan selama tiga hari terakhir.

Pada hari pertama, Selasa (24/3), dua lokasi yang berhasil disterilkan adalah Masjid Mardhotillah di Jalan Sudirman dan Kul DD Prabumulih. “Keesokan harinya atau Rabu, tim melakukan penyemprotan disinfektan di Masjid Nur Arafah, yang berada di Kelurahan Pasar I, Kecamatan Prabumulih Utara, Kota Prabumulih,” ujar Penanggungjawab Tim CEKAL Unit Prabumulih Umi Akoyama, Kamis (26/3).

Tim CEKAL kembali turun dan melakukan penyemprotan disinfektan di Masjid Anuqobah, Kelurahan Pasar I, Kecamatan Prabumulih Utara, Kota Prabumulih, Kamis (26/3). “Masjid Anuqobah sebenarnya, menjadi masjid terakhir kalau berdasarkan rencana awal. Tapi, kini Dompet Dhuafa Sumsel Unit Prabumulih ini, banyak mendapatkan permintaan dari pengurus masjid lain untuk melakukan penyemprotan disinfektan, ada 4 Masjid yang mengajukan diri,” jelasnya.

Terkait permintaan itu, kata dia. Tim DMC Dompet Dhuafa Sumsel Unit Prabumulih ini bakal duduk bersama membicarakan hal itu.

“Kita akan bahas dulu, soal kesiapan tim dan juga waktu pelaksanaan,” ucap wanita yang juga merupakan Pelaksana Program DD Sumsel Unit Prabumulih.

Melihat besarnya permintaan dari masjid Prabumulih untuk melakukan disinfektan, membuktikan jika masyarakat Prabumulih menyambut baik dan sangat antusias dengan aksi CEKAL yang dilakukan DD Sumsel Unit Prabumulih.

Meski belum ada kasus positif Corona dari Prabumulih, tapi kekhawatiran pasti ada. Itu bisa juga dilihat dari jemaah masjid sudah melakukan tindakan preventif, seperti dengan membawa sajadah sendiri dari rumah. Diketahui, Pemerintah Kota Prabumulih juga telah mengeluarkan edaran belajar di rumah bagi seluruh pelajar di kota nanas ini. (chy)

Komentar

Berita Lainnya