oleh

Tim Dinkes Semprot Cairan Disinfektan Komples Perkantoran

PAGARALAM – Upaya meredam  penyebaran penyakit Corona yang dilakukan pihak Dinas Kesehatan Kota Pagaralam terus dioptimalkan. Langkah penyemprotan cairan desinfektan paling tidak diharapkan mampu mencegah penularan virus Covid 19 ditengah masyarakat.

Sudah dua hari ini penyemprotan desinfektan dilakukan oleh petugas, ujar Kadinkes Kota Pagaralam, Desi Elviani Se Mkes melalui Kabid Pengendali dan Pemberantas Penyakit, Suwirman kepada, kemarin (24/3).

“Hanya saja, kita cukup kewalahan dengan persedian stock cairan desinfektan yang masih terbatas,” ujar dia seraya mengatakan hal ini dikarenakan, cairan penyemprotan yang dilakukan ini racikan yang dilakukan pihak Dinas Kesehatan Kota Pagaralam.

“Cairan yang dibuat sudah memenuhi standard farmasi,” katanya lagi seraya mengatakan dua hari penyemprotan membutuhkan sekitar 500 liter cairan desinfektan yang mana dibuat petugas bidang farmasi menggunakan campuran cairan bycline, air bersih dimasak, alcohol dan cairan lainnya.

Lanjut Suwirman, pada hari ini sudah 10 kantor atau instansi yang sudah dilakukan penyemprotan. Seperti Kantor DPRD, institusi Polres Pagaralam, Pengadilan Negeri, Kejari, Dinas Dukcapil, BKSDM, BKD, Bappeda, Inspektorat hingga Bank SumselBabel. “Kita yang kekurangan cairan juga dibantu peralatan penyemprotan oleh Bank SumselBabel,” jawab dia.

Sampai kapan upaya pencegahan yang dilakukan dengan penyemprotan desinfektan ini? Ditegaskannya, besok (hari ini, red) tetap dilanjutkan. “Besok, jika tak ada halangan tempat umum seperti masjid dan loket-loket bus termasuk rumah dinas wako dan wawako akan dilakukan penyemprotan oleh petugas kita yang terbagi paling tidak terbagi dua atau tiga tim,” katanya lagi.

Untuk mengedukasi masyarakat, pihak Dinkes Kota Pagaralam mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa memwaspadai penularan virus covid 19 ini. “Senantiasa menjaga lingkungan bersih. Cara agar mencegah penularananya, sering sering mencuci tangan atau dengan caiaran desinfektan sebelum mnelakukan kontak ke muka. Atau hindari kontak dengan orang lain yang bersin,” bebernya.

Saat ini untuk personel atau petugas yang melakukan penyemprotan desinfektan tidak ada masalah. “Saat ini jumlah petugas yang melakukan penyemprotan dinilai cukup. Ada 12 personel, jumlah ini masih cukup dengan kondisi stok cairan desinfektan,” lanjut Kabid Pengendali dan Pemberantas Penyakit, Suwirman.

Namun sejauh ini, tidak menutup kemungkinan tambahan personel juga diperlukan nantinya. Kendati demikian, akibat merebaknya wabah virus Corona ini pihak Dinkes Kota Pagaralam juga mendapat dukungan respon dari sejumlah instansi mengenai tambahan personel jika diperlukan.

“Kita juga sudah mendapat respon dari sejumlah instansi untuk petugas penyemprotan desinfektan. Diantaranya, Dinsos, Penyuluh Lapangan KB, Dinas LH, BPBD dan dari personel Pol PP,” kata dia seraya menegaskan sejauh ini belum diperlukan tambahan personel dari luar mengingat kondisi cairan desinfektan masih terbatas. (ald)

Komentar

Berita Lainnya