oleh

Tim Hunter Tembak Kaki Dua Penodong yang Beraksi di Jembatan Ampera

PALEMBANG – Tim Hunter Satreskrim Polresta Palembang Pimpinan Katim, Aiptu Agus Tembak berhasil melumpuhkan kaki kedua tersangka penodongan mahasiswa di Jembatan Ampera yang terjadi belum lama ini karena mencoba kabur saat ingin dibekuk.

Tersangkanya, Junaidi (27), warga Gg Ranau, Kelurahan 8 Ulu Palembang, dan Irangga (24), warga Jl Ryacudu, Lr Sadar, Kelurahan 8 Ulu Palembang. “Bersama barang bukti, dua pisau, baju kaos warna putih dan celana jeans, sudah kita diamankan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Wakasat Reskrim AKP Ginanjar Aliya Sukmana.

Kedua tersangka diringkus setelah korban Efelin Ahmad Arif (18) melaporkannya. Korban merupakan mahasiswa yang beralamat di Jl Bandar, Kelurahan Kance Diwe, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagaralam. Rabu (10/7) lalu sekitar pukul 23.00 WIB korban sedang asik berada di jembatan Ampera dengan temannya.

“Sedang berswafoto dengan telepon genggam milik korban. Datang tiga pelaku yang tidak dikenal oleh korban. Salah satu tersangka ingin melihat Hp korban namun tidak diberi. Pelaku langusng menganiaya korban dengan pedang dan besi panjang. Akibatnya korban mengalami luka robek di lengan kanan dan kehilangan Hp. Dan masih ada satu pelaku lagi yang identitasnya sudah kita kantongi,” beber Wakasat Reskrim.

Kedua tersangka berkelit hanya ikut menodong dan uang hasil penjualan Hp milik korban sudah dibagi dan digunakan untuk keperluan pribadi. “Duitnya sudah habis kami belikan baju sama celano jeans,” aku kedua tersangka sambil meringis menahan luka tembak.(dho)

Komentar

Berita Lainnya