oleh

Tim Jangan Gurah Preteli Sindikat Sabu

PAGARALAM – Sindikat pengedar sabu yang masih beraksi ditengah pandemi Covid-19 tak luput dari pengawasan tim Jangan Gurah Satres Narkoba Polres Pagaralam. Buktinya belum lama ini, pada Sabtu lalu (9/5), sepak terjang komplotan pengedar sabu RB (36) dan HN warga Kelurahan Agung Lawangan, Kecamatan Dempo Utara terendus tim Jangan Gurah pimpinan Iptu Regan Kusuma.

Kapolres Pagaralam, AKBP Dolly  Gumara SIK MH melalui pers releasenya membenarkan telah mengamankan dua sindikat pengedar sabu.  “Dari kedua tersangka ini, anggota kita mengamankan barang bukti sabu sebanyak empat paket dengan berat bruto 2,49 gram,” ungkapnya.

Sementara kronologis penangkapan kepada dua tersangka ini diceritakan Kasatres Narkoba, Iptu Regan Kusuma, Tim Jangan Gurah mendapat informasi adanya transaksi narkoba jenis sabu di jalan raya Tanjung Sakti, tepatnya di kawasan Dusun Agung Lawangan.  “Anggota Tim Jangan Gurah yang mendapati informasi tersebut bergerak cepat melakukan lidik,” katanya.

Tidak lama, anggota berhasil meringkus pelaku dan dilakukan interogasi. Dari  nyanyian mereka, Tim Jangan Gurah melakukan penggeledahan dirumah tersangka. “Anggota mendapati dua paket sabu  disaku celana kanan tersangka RB,” ujar Regan.

Tidak cukup disitu, tersangka HN yang sempat mengelabui petugas tidak berkutik saat menyembunyikan dua paket sabu. “Sabu milik tersangka HN disembunyikan dengan cara diduduki tersangka, akan tetapi anggota kita jeli dan berhasil menemukan barang bukti tersebut,” beber Regan.

Guna pengembangan lebih lanjut, kedua tersangka ini digelandang ke Mapolres Pagaralam guna pemeriksaan. “Berikut barang bukti empat paket sabu juga kita amankan sebagai barang bukti. Atas perbuatannya kedua tersangka terancam dijerat Pasal 114 UU Narkotika No 35 Tahun 2009 dengan ancaman diatas lima tahun penjara,” terangnya. (ald)

 

Komentar

Berita Lainnya