oleh

Tim Medis Diduga Salah Cek Golongan Darah

EMPAT LAWANG – Salahsatu oknum tim medis di RSUD Tebing Tinggi diduga salah mengecek golongan darah salah satu pasien yang di rawat di RSUD Tebing Tinggi, Rabu (9/1).

Pasien tersebut di diagnosa sakit kanker rahim dan memerlukan empat kantong darah golongan A. Tapi tim medis tersebut menyebutkan bahwa pasien bergolongan darah O.

Hal ini diungkapkan anak keluarga pasien yang namanya tak ingin ditulis. Dia menjelaskan ibunya sedang menjalani perawatan di RSUD Tebing Tinggi dan memerlukan darah empat kantong.

Oknum pihak RSUD mengecek pasien berdarah O, namun saat ke PMI Lubuk Linggau dan dicek ulang ternyata pasien berdarah A, sesuai sampel yang dibawa.

“Di kartu golongan darah ditulis O tapi saat ke PMI Linggau, sampel darah yang kami bawa di cek lagi. Ternyata golongannya A. Karena ragu, pihak PMI meminta petugas RSUD cek lagi darah pasien, ternyata darah pasien A hanya saja reaksinya lambat,” katanya.

Pihaknya menyayangkan kinerja tim medis yang kurang teliti. Padahal akibat salah transfusi darah sangat fatal bagi pasien. Belum lagi lokasi PMI yang jauh karena di Kabupaten Empat Lawang belum ada PMI.

“Kami sudah susah payah mencari dan membawa kerabat dengan golongan darah O untuk donor ke Linggau, karena di PMI stok darah O kosong. Tapi sebaliknya, bukan darah O yang dibutuhkan. Beruntung stok darah A ada di PMI,” tukasnya.

Kabid Rekam Medik dan Perencanaan RSUD Tebing Tinggi, Joko Prayitno ketika dikonfirmasi di ruangannya, mengatakan akan mengecek permasalahan tersebut. Ia mengakui jika salah transfusi terhadap pasien bisa berakibat fatal dan pasien harus cuci darah tiga bulan.

“Di RSUD Tebing Tinggi belum bisa donor darah. Tapi sekarang kita berencana buat UTDRS (unit tranfusi darah rumah sakit). Sehingga bisa donor darah dan simpan darah. Kalau saat ini hanya ada bank darah yang hanya bisa nampung darah saja,” tukasnya. (eno)

Komentar

Baca Juga