oleh

Tim Satgas Harimau Resmi Bubar

MUARA ENIM – Tim satuan tugas (satgas) penanganan konflik binatang buas dan manusia yang dibentuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim, untuk memburu harimau liar pemangsa manusia resmi dibubarkan.

Hal itu ditegaskan Plt Bupati Muara Enim H Juarsah saat menghadiri sedekah adat masyarakat Semende raya yang digelar di Masjid Jami Al-Mutaqim, Desa Segamit, Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU), Minggu (2/2).

Juarsah mengatakan paska tertangkap dan dikarantinanya harimau pemangsa manusia yang meresahkan warga Semende, maka berakhir pula tim satgas yang bertugas.  “Saya secara resmi membubarkan Tim  Satgas Konflik Manusia dan Harimau yang dibentuk beberapa waktu lalu, mudah-mudahan konflik serupa tak terulang lagi di Muara Enim,”kata Juarsah.

Meski begitu, Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tak menutup kemungkinan tim satgas yang telah dibentuk akan ditugaskan kembali. “Kita berdoa supaya harimau ataupun hewan-hewan buas lainnya tidak lagi mengganggu ataupun mengancam nyawa masyarakat, tapi tim satgas siap kita panggil lagi bila memang diperlukan lagi,”paparnya.

Lanjutnya,  Harimau yang berhasil ditangkap sedang berada di Rescue Center Harimau di Tambling Wildlife Nature Concervation (TWNC) Provinsi Lampung, untuk dilakukan Observasi Fisik, Pemeriksaan Kesehatan dan Pola Prilaku Harimau lebih lanjut guna dipulihkan kembali.

Juarsah mengatakan, masyarakat kini tak perlu was-was dihatui teror harimau yang sebelumnya meresahkan. Untuk pihaknya juga mengakan warga supaya mensyukuri nikmat tersebut dengan bersama-sama menjaga kelestarian alam sekitar.

“Saya menghimbau kepada masyarakat Semende Raya agar dapat selalu menjaga alam sekitar, terutama menjaga hutan yang menjadi habitat tempat tinggal satwa-satwa liar dan dilindungi. sehingga dengan begitu kecil kemungkinan akan menimbulkan dampak (konflik) seperti beberapa waktu yang lalu,”ungkapnya.(ozi)

Komentar

Berita Lainnya