oleh

Tim Tabur Tangkap Buronan Kasus Pemalsuan Surat Tanah

SUMEKS.CO – Setelah tiga tahun buron kasus pemalsuan surat tanah oleh Kejari Muaraenim, Hendra Saputra (47) Warga Jl. Swadaya Murni Komplek The Green Catleya Residence Blok K Nomor 30 Kel.Sako, Kec. Sako, Kota Palembang, akhirnya Kamis (17/9) berhasil ditangkap.

Hendra ditangkap oleh Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejati Sumsel bekerjasama dengan Tim intelijen Kejaksaan Agung di rumah kediamannya komplek The Green Catleya Perum Sako.

“Ya kemarin ditangkap oleh tim tabur bekerjasama dengan intel Kejagung RI sekitar pukul 5 subuh ditempat persembunyiannya di komplek Green Catleya Sako”. Kata Kasi Penkum Kejati Sumsel Khaidirman SH MH dikonfirmasi saat rilis kasus Jumat (18/9).

Dirinya menjelaskan, Terpidana ini menjadi buronan bermula, saat itu proses hukum terhadap Hendra yang telah ditahan sekitar 3 bulan lebih dengan masa penangguhan penahanan menjelang vonis.

“Namun saat vonis di Pengadilan Muara enim, Hendra menghilang hingga akhirnya ditetapkan buron (DPO) berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor : 1166K/Pid/2017 tanggal 20 November 2017. Yang kala itu menjatuhkan pidana penjara 1 tahun”, jelasnya.

Dalam putusan tersebut terpidana dinilai Hakim terbukti bersalah melakukan tindak pidana bersama-sama menggunakan surat palsu, melanggar pasal 263 ayat (2) KUHPidana Jo pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana.

“karena dalam kasus ini terpidana diadili dan disidangkan di Muara Enim maka usai penangkapan Tim Tabur Kejati Sumsel dan Kejagung RI menyerahkan terpidana ke Kejari Muara Enim untuk ditahan di Rutan Muara Enim menjalani sisa masa penahanan”. tukasnya. (Fdl)

 

Komentar

Berita Lainnya