oleh

Tindak Pidana Narkoba Turun 60 Kasus

PRABUMULIH – Sepanjang 2018, perkara tindak pidana narkoba pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Prabumulih mengalami penurunan. Hal itu diungkap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Prabumulih, Husein Atmajaya melalui Kasi Pidum, Yayan Indriana, Selasa (8/1).

“Untuk narkotika pada tahun 2018 sebanyak 96 perkara dan pada 2017 ada 156 perkara di Kejari,” akunya seraya menyebut artinya sebanyak 60 perkara turun dari tahun 2017.

Ditanya apa penyebab perkara narkoba bisa turun? Dirinya mengaku tak bisa berkomentar banyak. “Kita tidak bisa banyak ngomong juga, tapi kita juga sering diminta melakukan sosialisasi. Jadi apa memang kesadaran masyarakat meningkat atau mungkin ada efek jera,” ujarnya.

Lantaran, hukuman bagi penyalahguna narkoba terbilang “tinggi-tinggi” dan itu membuat pelakunya jera.

“Namun kita tidak bisa menyimpulkan secara pasti,” imbuhnya.

Lebih lanjut, dirinya pun mengaku rata-rata penyalahguna narkotika ini merupakan mereka berusia dewasa dan sangat sedikit usia anak-anak. “Ada pelaku yang sama dan rata-rata banyak pelaku yang baru. Bisa disimpulkan efek jera berlaku,” sebutnya seraya mengaku untuk jalur lintas Sumatera paling besar di Pali karena bisa lewat Prabumulih atau Muara Enim. (chy)

 

 

Komentar

Berita Lainnya