oleh

TInggi Angka Kesembuhan Penderita COVID-19 di Lingkungan SKK Migas

 

SUMEKSCO –  Per 20 Oktober 2020, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas)  terdapat 2.593 total kasus di sektor hulu migas yang tertular virus corona. Dengan rincian 520 pekerja, 1.830 mitra dan 243 keluarga.  ‘’Angka kesembuhan mencapai 2.025 dan dirawat 602 orang.’’

Ini disampaikan  Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dalam pers konferens virtual Capaian Kinerja HUlu MIgs Kuartal III, kemarin. Pers Konferens dihadiri Deputi Operiasional, Deputi Perencanaan, Deputi Keuangan dan Sekretaris SKK Migasm MUrdo Gantoro.

Ia mengatakan kasus penularan di sektor hulu migas sudah terjadi sejak April 2020. Jumlahnya pun terus meningkat hingga Oktober 2020. ‘’Pengendalian  menularan terus kita lakukan secara dispilin mulai dari karyawan, mitra dan keluarga. Di lapangan, pekerja kita minta menjalankan protocol kesehatan,’’ kata dia.

Dia mengakui sektor hulu migas mengalami tekanan akibat dampak pandemi covid-19 dimana harga minyak dunia terjun bebas dan harga LNG turut tertekan. Kondisi tahun ini adalah kejatuhan yang paling berat karena pandemi Covid-19.

Mengenai cadangan  minyak yang dimiliki saat ini mencapai 3,8 miliar barrel oil. Jika rata rata produksi nasional mencapai795 ribu barell oil/hari, berarti sekitar 5777 juta barel oil/tahun. ‘’Kira kira masih bisa 15 tahun lagi. Karena itu yang menjadi target di SKK, kementerian dan sector hulu migas lah. Kita juga sudah mendapatkan komitmen kerja pasti 100 persen dari K3S

‘’Strategi menambah  reserve atau cadanagan adalah dari eksplorasi potensi cadangan yang belum mampu terproduksikan. Misalnya karena masalah keekonomian. Recourse production dari lapangan yang termarginalkan dan akan kedepan kita produksikan,’’ jelas Deputi Opersional Julius Wiratno. (wi2k)

Komentar

Berita Lainnya