oleh

Tingkat Pengangguran di Lubuklinggau 7,41 persen, Wako: Tidak Masuk Akal

LUBUKLINGGAU – Berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Satkernas) Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Lubuklinggau tahun 2020, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Lubuklinggau sebesar 7,41 persen dari 121.049 angkatan kerja.

Jumlah tersebut lebih tinggi dari tahun 2019 lalu sebesar 4,66 persen atau meningkat 2,75 persen darijumlah angkatan kerja terbuka sebesar 118.147 angkatan kerja. Angka TPT 7,41 di Lubuklinggau itu pula jauh diatas rata-rata TPT di level Provinsi Sumatera Selatan, yang di angka 5,51 persen.

Menanggapi hal itu, Walikota (Wako) Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe mengatakan data itu tidak masuk akal. Dia menanyakan indikator dari data tersebut.

Menuruta logikanya, kalau dikaitkan pandemi Covid-19, seluruh dunia juga pandemi. Kalau pun dikaitkan Kota Lubuklinggau banyak sektor jasa, kota-kota lain di Sumsel juga banyak sektor jasa. Termasuk di Palembang, Prabumulih dan sebagainya.

“Tidak masuk akal. Sebab realita di Lubuklinggau, selama pandemi ekonomi sedikit banyak tetap berjalan. Kota Lubuklinggau tidak pernah melaksanakan PSBB atau PPKM Mikro” katanya.

Apalagi saat ini, lanjutnya, Kota Lubuklinggau menggeliat, usaha-usaha cafe dan sebagainya terus tumbuh. Dan bertebaran. Baik bersekala kecil maupun berskala besar.

Kemudian bermunculan investor yang membuka usaha. Misalnya Pizza Hut, Mitra Bangunan, buka lagi Indomaret dan Alfarmart, hingga rumah makan baru. Usaha-usaha itu tentu membuka peluang kerja bagi masyarakat Kota Lubuklinggau.

Komentar

Berita Lainnya