oleh

Tingkatkan Kesadaran Pemenuhan Gizi Mikro

JAKARTA – Kecukupan gizi makro dan mikro sangat penting untuk memastikan pertumbuhan anak yang optimum di samping stimulasi, yang pada gilirannya akan memengaruhi kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Namun, gizi mikro kadang terlewatkan, padahal kebutuhannya hanya sedikit. Gizi mikro terdiri dari kalsium, zat besi, zink, dan Vitamin A, C dan D. Eka Herdiana, Corporate Nutritionist Nestle Indonesia mengatakan, fakta bahwa anak Indonesia kekurangan zat gizi mikro masih cukup tinggi.

Ia menyebutkan, 50 persen anak Indonesia kurang mengonsumsi zat besi, 60 persen kurang mengonsumsi zink dan 80 persen kurang memgonsumsi kalsium. “70 persen Anak Indonesia juga kurang memgonsumsi Vitamin A dan C, kemudian 45 persen kekurangan Vitamin D padahal kita tinggal di daerah tropis,” ujar Herdiana.

Ia juga menyebut laporan secara global, bahwa ada 2 miliar populasi di dunia kekurangan zat gizi mikro ini. “Bisa dikatakan kondisi Indonesia pun cukup memgkhawatirkan,” terangnya.

Business Executive Officer Business Unit Dairy Nestlé Indonesia, Windy Cahyaning Wulan menambahkan, memahami pentingnya kebutuhan zat gizi mikro ini, pihaknya menghadirkan produk susu Ideal dengan berbagai kelebihan zink, kalsium, zat besi dan vitamin A, C dan D.

“Produk ini dipasarkan dengan harga terjangkau (Rp2 ribu),” ujarnya. Johanlie Aliffin, Category Marketing Manager Dairy Nestle Indonesia mengungkapkan, punya program dalam memasarkan produknya dengan menggandeng sejumlah PKK di berbagai daerah, salah satunya di Sumsel.

“Kami juga akan menghadirkan agen nutrisi keliling Ideal ke seluruh Indonesia sehingga gaungnya lebih luas. Kehadiran mereka sekaligus mengedukasi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa gizi mikro juga sangat penting bagi tumbuh kembang anak, meningkatkam daya tahan tubuh, membantu konsenrasi anak dan lainnya. Dr Lula Kamal, Pemerhati Kesehatan menambahkan, meski kebutuhan zat gizi mikro sangat sedikit tapi termasuk salah satu yang penting untuk pemenuhannya.

“Zat gizi mikro kebutuhannya sedikit tapi sering terlewatkan untuk dipenuhi. Sebaiknya pemenuhan gizi mikro juga diupayakan untuk dicukupi agar tak kekurangan. Nah, produk ini mampu memenuhi enam masalah gizi tersebut,” ungkapnya.

Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Sumsel, Hj Febrita Lustia Herman Deru menyadari, masalah pemenuhan gizi makro dan mikro jadi isu besar di Indonesia, termasuk Sumsel. Menurutnya, kexukupan gizi pada anak harus diperhatikan keluarga, terutama para orang tua. “Zat gizi mikro merupakan bagian oenting untuk tumbuh kembang anak, namun sering tidak mendapat perhatian,” ujarnya.

Pihaknya juga terus melakukan berbagai upaya meningkatkan kesadaran pentingnya pemenuhaa gizi mikro ini. Seperti terus sosialisasi ke masyarakat, bekerjasama denga tenaga promkes, tenaga gizi erta pengurus kader PKK dari berbagai tingkatan.

“Kami menyambut baik produk dan program nutrisi Keliling Ideal yang diharapkan nantinya mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pemenuhan gizi mikro ini.(rei)

Komentar

Berita Lainnya