oleh

Tingkatkan Kompetensi Pekerja Bidang Maritim, APBMI Sumsel Gelar Pelatihan Pengawas Bongkar Muat Pelabuhan  

SUMEKS.CO – Sebanyak 85 Pengawas Bongkar Muat Pelabuhan di Provinsi Sumatera Selatan dan Jambi mengikuti pendidikan dan pelatihan Pengawas Bongkar Muat Pelabuhan yang diselenggarakan Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Sumsel.

Pendidikan dan pelatihan ini bekerja sama dengan Sidoarjo Training Center (STC), yaitu lembaga pengembangan kompetensi yang fokus terhadap pengembangan kompetensi bidang maritim, bertempat di Grand Inna Daira hotel Palembang, Sabtu (11/01/2020).

Ricko Nosandry, selaku Ketua DPW APBMI Sumsel mengatakan, pelatihan yang diselenggarakan oleh DPW APBMI Sumatera Selatan ini akan digelar selama tiga hari, dari tanggal 11-13 Januari 2020. Pelatihan diikuti perwakilan dari semua perusahaan bongkar muat yang ada di Sumsel, dibuka langsung oleh Ketua Umum DPP APBMI  H.M Fuadi.

Dijelaskan Ricko, kegiatan ini merupakan bagian dari program APBMI Sumsel yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta meningkatkan kompetensi persaingan dengan dunia luar.

“Seperti menghadapi masyarakat ekonomi Asean (MEA) yang tantangan persaingan kedepan akan lebih berat lagi. Untuk itu kita memerlukan keahlian khusus bagi peserta pelatihan agar mereka siap bisa bersaing, ” jelasnya

Sementara itu, Koordinator Sidoarjo Training Center (STC) Dedy Rusdiana, M,Si menambahkan, STC adalah lembaga pengembangan kompetensi yang fokus bidang maritim, termasuk salah satunya perusahaan bongkar muat yang memang  mewajibkan perusahaan bongkar muat mengharuskan tenaga kerja memiliki sertifikasi kompetensi.

Ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan No.152 tahun 2016, tentang Tentang Penyelenggaraan dan Pengusahaan Bongkar Muat Barang dari dan ke kapal.

“Untuk itulah dalam pendidikan pelatihan ini harus sesuai kurikulum yang dikembangkan melalui SKKNI dan SKK Internasional, maka instruktur pelatihan ini melibatkan beberapa pembina dan pengawas yang bersinggungan pada kompetensi tersebut,” paparnya.

Pembina dan pengawas itu berasal dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Selatan, Kepala KSOP Palembang, serta Tenaga Ahli bidang Bongkar Muat.

“Kurikulum dikembangkan sesuai kebutuhan kompetensi dasar pengawas bongkar muat di lapangan dan hasil analisa peta kompetensi pengawas bongkar muat yang dikembangkan antara DPW APBMI Sumatera selatan dan STC.” jelasnya.

Turut hadir dalam pelatihan ini, KSOP Kelas II Palembang, Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan, KSOP Jambi, KSOP Muara Sabak KSOP Kuala Tungkal, Balai Karantina Pertanian Kelas I Palembang, Kantor Bea Cukai Palembang, Dinas Perhubungan Kota Palembang, Pelindo II Palembang, Ketua Asosiasi INSA, ALFI/ILFA, ISAA, Koperasi TKBM, DPC APBMI Jambi. (adv)

Komentar

Berita Lainnya