oleh

Tingkatkan Kualitas Layanan Publik, Diskominfo Gelar Rakor SP4N-LAPOR se-Sumsel

SUMEKS.CO – Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan terus berupaya memberikan pelayanan publik yang optimal kepada masyarakat. Salah satunya konsisten menindaklanjuti aduan masyarakat pada Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!).

Untuk itulah, Pemprov Sumsel melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumsel mengadakan Rakor SP4N-LAPOR ! se-Sumsel secara virtual. Kegiatan tersebut dibuka Gubernur Sumsel, Herman Deru, yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Provinsi Sumsel, Edward Juliartha.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Deputi Pelayanan Publik KemenPAN-RB RI, Diah Natalisa, Bupati Muaraenim, Juarsah, Kepala Diskominfo Provinsi Sumsel, Achmad Rizwan. Kegiatan Ini juga diikuti 17 Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sumsel dan 48 Perangkat Daerah dilingkungan Provinsi Sumsel dan Komunitas Kawan Lapor Sumsel.

Dalam sambutannya, Herman Deru melalui Edward Juliartha mengatakan, Rakor SP4N-LAPOR ! se-Sumsel merupakan tindak lanjut SP4N-LAPOR! Tahun 2020 dari KementerianPAN-RB RI. Ini merupakan capaian prestasi atas upaya yang dilakukan dalam peningkatan pelayanan publik kepada masyarakat, sekaligus rekomendasi yang harus dilakukan oleh Pemprov Sumsel dan Pemerintah Kabupaten/kota se-Sumsel.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Provinsi Sumsel, Achmad Rizwan menyampaikan, bahwa Pemprov Sumsel menerima penghargaan TOP 25 dan TOP 30 pengelolaan pengaduan pelayanan publik selama dua tahun berturut-turut oleh Menteri PAN-RB RI. Hal ini merupakan komitmen dan dukungan dari Gubernur Sumsel, Herman Deru, untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

“Dalam kurun dua tahun kepemimpinan Gubernur Sumsel, Herman Deru, dan Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya, telah banyak prestasi dan berbagai pembangunan yang berhasil dilakukan. Seperti pembangunan dan perbaikan infrastruktur baik jalan, jembatan, irigasi dan sekolah yang tersebar merata di Kabupaten/Kota di Sumsel,” terang Rizwan.

Sebagai bentuk kepedulian di bidang olahraga, HD meluncurkan program gerakan Sejuta Bola dan melakukan pembangunan Stadion Olahraga Mini di Kabupaten/Kota di Sumsel. Wujud kepedulian terhadap kebutuhan komunikasi dan informasi masyarakat, Gubernur HD telah memberikan bantuan fasilitas internet desa gratis di Kabupaten/Kota di Sumsel

“Internet ini sangat membantu masyarakat, terlebih di masa pandemi Covid-19 saat ini. Dan di tahun 2020 ini merupakan tahun kedua Program Internet Desa ini dijalankan,” lanjutnya,

Di bidang pendidikan, Gubernur Sumsel, Herman Deru juga memberikan bantuan kepada 18.082 mahasiswa kurang mampu terdampak Covid-19, yaitu 1 juta per mahasiswa. Di bidang keagamaan, HD mendirikan Rumah Tahfidz dengan target 1 Desa 1 Rumah Tahfidz, pengaktifan kembali UP2UKT sebagai pengganti P3N. Khusus untuk Pondok Pesantren se-Sumsel menuju adaptasi kebiasaan baru diberikan bantuan Rp 15 juta per Pondok Pesantren.

“Untuk event berskala internasional setelah sukses melaksanakan MXGP dan Bowling World Cup 2019, kembali untuk kedua kalinya akan melaksanakan Sriwijaya Ranau Gran Fondo. Kegiatan bersepeda sambil menikmati keindahan alam Danau Ranau,” katanya lagi.

Dan untuk pertama kalinya dalam sejarah, Sumsel akan menjadi salah satu tuan rumah perhelatan Internasional Kejuaraan Sepak Bola Piala Dunia U-20 Tahun 2021 mendatang. Di Bidang Pertanian, Sumsel berhasil masuk 5 besar meraih penghasil beras terbesar Tingkat Nasional. Hal ini tak lepas dari fokus Gubernur Sumsel Herman Deru terhadap pertanian, untuk mensejahterakan petani dan menjadikan Sumsel sebagai Lumbung Pangan Nasional.

“Program-program ini merupakan wujud kepedulian Gubernur Sumsel Herman Deru yang dikenal dengan mottonya “Setiap Hari adalah Hari Senin”, dalam mendengarkan kebutuhan masyarakat Sumsel yang didapat pada saat turun mengunjungi dan menyapa masyarakat serta melalui aduan atau laporan dari masyarakat melalui SP4N-LAPOR! Sumsel,” papar Rizwan.

Tentunya, keberhasilan tim SP4N-LAPOR! Sumsel yang telah diperoleh harus ditingkatkan lagi pada tahun 2020. Untuk itulah diperlukan sinergi dan kolaborasi yang baik antara Provinsi, Kabupaten/Kota se-Sumsel dan pihak-pihak lainnya untuk lebih mengoptimalkan peran SP4N LAPOR! dalam peningkatan pelayanan Publik di Sumsel, terlebih khusus lagi disaat pandemi Covid-19 yang tengah mewabah dimana-mana.(ety)

Komentar

Berita Lainnya