oleh

Tips Sederhana Hadapi Virus Corona

MURATARA – Masyarakat yang ingin memberikan proteksi diri terhadap keluarga terkait wabah corona. Tidak perlu repot repot memborong dispektan, atau mencari handsanitizer ke supermarket atau ke apotek.
Dinas Kesehatan Muratara memberikan tips mudah bagi warga dengan cara sederhana. Sehingga mampu melindungi permukiman dari wabah virus mematikan.
Meningkatnya antusias masyarakat untuk melindungi diri dari serangan wabah Corona, membuat sejumlah stok masker, handsanitizer dan dispektan, laris manis di pasaran
Mutia warga Kelurahan Lawang agung, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara menuturkan. Hampir rata rata masker, dan handsanitizer sudah habis di wilayah Muratara. “Sudah keliling apotek dan toko toko semua masker dan handsanitizer habis. Banyak warga yang beli juga,” katanya, Kemarin (25/3).
Dia mengaku, sedkit bingung karena masyarakat sudah terlanjur panick menghadapi isu wabah corona, khususnya di Muratara. Pihaknya berharap ada solusi lain yang diberikan pemerintah agar masyarakat bisa melakukan proteksi terhadap virus mematikan itu.
“Kalau bisa di bagi bagikan masker, handsanitizer dan cairan dispektan Ke masyarakat. Itu untuk mengantisipasi wabah itu di Muratara,” ucapnya. Menjawab tantangan itu, Kepala Dinas Kesehatan Muratara Marlinda Sari menuturkan, ada beberapa tipe sederhana yang bisa dilakukan masyarakat untuk mengantisipasi virus.
Seperti mengganti handsanitizer dengan sabun biasa untuk mencuci tangan, serta membuat sendiri cairan dispektan di rumah.
“Kalau mau membuat dispektan, itu bisa pakai bayclin pemutih pakaian. Dengan perbandingan 1 : 10 dicamour air. 1 botol dari bayclin isi 95 ml di campur air 905 ml. Nanti langsung bisa di semprotan di sekitar rumah dan permukiman, itu bisa dipakai sebagai anti virus dan bakteri,” ujarnya.
Dia juga mengatakan, ada sejumlah zat lain yang bisa digunakan seperti Kaporit, alkohol, dan cairan pembersih lantai. Namun pihaknya lebih menyarankan menggunakan pemulih pakaian. “itu karena gampang dan memang ada kandungan zat anti virus dan bakteri di dalamnya,” timpalnya Marlinda.
Megenai isu cuka putih yang biasa dipakai untuk membuat cuka empek empek bisa di pakai sebagai anti virus. Marlinda menegaskan, cuka putih memang mengandung asam asetat dan bisa digunakan untuk membunuh bakteri. Tapi pihaknya menegaskan, belum mengetahui lebih lanjut jika cuka putih bisa digunakan untuk menangkal virus corna.
“Itu perlu penelitian lebih lanjut, saya tidak tahu soal itu. Tapi untuk bayclin Itu ami anjurkan, karena kami juga menggunakan itu untuk melakukan penyemprotan,” jelasnya. Terpisah, pengamat kesehatan Mura-Lubuklinggau dan Muratara Dr Harun menegaskan.
Saat ini sudah banyak solusi bagi masyarakat untuk menangkal virus corona yang tengah viral saat ini. Masyarakat sangat dianjurkan, untuk mengikuti anjuran yang sudah dikeluarkan oleh Pemerintah.
“Jaga kesehatan dan lingkungan, sering sering cuci tangan dengan sabun, minum vitamin. Tips itu sudah banyak, saya sarankan ikuti anjuran yang dikeluarkan pemerintah,” tutupnya.(cj13)

Komentar

Berita Lainnya