oleh

Tissa Biani: Teruskan Semangat Pemuda di Zaman Dahulu

SUMEKS. CO – Aktris Tissa Biani mengatakan, peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum untuk melanjutkan apa yang telah diperjuangkan oleh para pemuda zaman dahulu dalam cita-citanya memajukan bangsa Indonesia.

Tentu Tissa Biani menyadari bahwa kondisi dan tantangan yang ada dan dihadapi oleh pemuda saat ini berbeda dengan apa yang dialami oleh para pemuda pada zaman dahulu. Namun, satu hal yang dapat ditarik persamaan oleh Tissa Biani adalah para pemuda dapat berjuang untuk kemajuan bangsa dan negaranya dengan caranya masing-masing.

“Aku rasa jangan berhenti di situ aja. Tapi kita sebagai generasi muda juga harus meneruskan semangat para pemuda di zaman dahulu. Untuk tetap semangat jalani kehidupan, tetap berkarya membela bangsa dan negara Indonesia. Meneruskan perjuangan mereka supaya negara kita makmur, adil, dan sentosa,” kata Tissa Biani.

Menurut Tissa Biani hal itu menjadi sangat penting karena generasi muda saat ini memiliki masa depan yang masih panjang serta kesempatan yang juga masih banyak untuk membuat perubahan.

Hal ini juga dilakukan oleh Tissa Biani di usianya yang saat ini masih 18 tahun. Tissa sukses menjejakkan kaki di dunia perfilman dengan membintangi sejumlah judul film. Bahkan pada usianya yang masih 12 tahun ia berhasil membawa pulang penghargaan khusus Piala Citra untuk anak-anak atas perannya di film “3 Nafas Likas” pada tahun 2014 lalu.

Dengan pencapaiannya itu, Tissa Biani mengaku belum ingin berpuas diri dan menyebut bahwa perjalanan dirinya masih sangat panjang untuk terus menghasilkan karya yang dapat memberikan dampak dan manfaat bagi masyarakat.

Bahkan, di tengah kondisi sulit akibat pandemi ini, Tissa Biani juga masih disibukkan dengan berbagai aktivitas dalam bidang musik, film dan yang terbaru menjadi Duta Festival Film Indonesia 2020 termuda bersanding dengan sejumlah nama aktor dan aktris papan atas lain seperti Reza Rahadian, Chicco Jerikho, dan Laura Basuki.

“Masih banyak banget yang belum kesampaian dan ingin dicapai. Jujur aku engggak mau berhenti di situ aja karena aku masih muda dan mudah-mudahan dikasih kesempatan sama Allah SWT untuk terus berkarya,” ujar Tissa Biani.

Sosok Chelsea Islan dan Tissa Biani merepresentasikan gambaran anak muda Indonesia saat ini yang hidup di zaman modern dengan perkembangan arus teknologi informasi yang semakin canggih dan tantangan yang berbeda dibandingkan para pendahulunya ketika merumuskan isi sumpah pemuda.

Mereka berjuang dengan caranya masing-masing sebagai generasi penerus untuk berkontribusi terhadap kemajuan bangsa dan negara, serta memberikan manfaat bagi sesama. Apa yang dilakukan oleh kedua pesohor ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia saat ini yang akan menjadi tulang punggung bangsa di masa depan. (ant/rul/indopos.co.id)

Komentar

Berita Lainnya