oleh

Titik Longsor Bertambah, Kali Ini di Desa Terusan

BATURAJA – Mulai naiknya intensitas curah hujan di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menyebabkan sejumlah tempat rawan longsor.

Bila sebelumnya tanah tebing di Desa Pusar yang longsor dan jembatan ambruk, longsor juga terjadi di Desa Terusan. Tepatnya posisi dekat rumpun bambu atau intake PDAM Tirta Raja.

Adanya longsor ini dikhawatirkan bisa mengancam akses jalan yang ada di lokasi. Khususnya rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. Apalagi jalur tersebut kerap dilalui warga yang melintas dari Baturaja menuju arah Lubuk Batang (arah Kota Palembang) dan sebaliknya.

“Informasinya kejadian longsor semalam,” kata Alfian, anggota Dishub OKU, yang memasang trafic cone di lokasi, kemarin (27/10). Menurutnya, jalan itu sendiri merupakan jalan provinsi karena menghubungkan Kabupaten OKU dengan kabupaten lainnya.

Material longsor yang terbis ke Sungai Ogan sebetulnya tidak begitu banyak. Tapi jika curah hujan meningkat, dikhawatirkan longsor mengancam badan jalan dan bisa melebar. “Karena posisi persis samping jalan,” ujarnya.

Fauzi seorang pengendara berharap di lokasi longsor dipasang rambu atau juga petunjuk bagi pengendara. Jangan sampai menyebabkan warga mengalami kecelakaan. Apalagi kondisi jalan longsor sudah hampir menggerus badan jalan.

Bila mengenai badan jalan, akses jalan di lokasi akan terganggu. Pada saat musim penghujan sebutnya, jalan pinggir tebing dan yang berada dekat aliran sungai biasanya rawan mengalami longsor.

Terpisah Kapolsek Baturaja Timur AKP Sulis Pujiono ketika dikonfirmasi membenarkan adanya jalan akses provinsi di daerah Terusan yang mengalami longsor.

“Saat ini hanya satu titik di Baturaja Timur itu yang termonitor mengalami longsor,” sebutnya. Untuk antisipasi supaya tidak terjadi kecelakaan lalu lintas menurutnya di lokasi sudah dipasang garis polisi (police line). (bis)

Komentar

Berita Lainnya