oleh

TKA Cina di Bengkulu Diobservasi karena Batuk dan Demam

BENGKULU – Salah seorang tenaga kerja asing (TKA) asal Cina yang bekerja di salah satu perusahaan di Bengkulu harus dilakukan observasi oleh pihak RSUD M Yunus (RSMY) Bengkulu. Hal ini setelah pasien yang diketahui baru pulang dari kota asalnya, Guangzhou Cina.

Direktur RSMY, dr. Zulkimaulub Ritonga kepada Rakyat Bengkulu mengatakan, pasien tersebut berjenis kelamin laki-laki. Sekitar sebulan lalu dia kembali ke daerah asalnya dan sekitar dua minggu lalu pulang kembali ke Bengkulu untuk kembali bekerja.

“Pasien ini laki-laki, tenaga kerja yang berasal dari Cina bekerja di Provinsi Bengkulu. Sebulan yang lalu dia pulang ke Guangzhou, kemudian di Bengkulu sudah dua minggu. Karena mungkin kan dari pelabuhan sudah melakukan deteksi, tidak ditemukan kan. Sekarang dia masih masa inkubasi, ternyata sampai di Bengkulu dia batuk. Demam tadi pagi,” kata Zulki.

Zulki melanjutkan, siang tadi pasien bertambah demam dan sakit tenggorokan serta batuk berdahak, hingga jelang Maghrib dibawa ke rumah sakit. “Kita kan secara aturan dan prosedur pasien yang berasal dari daerah Cina langsung kita lakukan observasi. Sekarang kita observasi kita lakukan isolasi, observasi,kita obati,” jelas Zulki.

Terpisah, Kadinkes Provinsi, H. Herwan Antoni, SKM, M.Kes saat dikonfirmasi juga membenarkan ada pasien yang dirawat dan sedang dilakukan observasi. “Belum susfect, masih diisolasi,” tutur Herwan melalui pesan Whatsapp (WA) Rakyat Bengkulu. (zie/rb)

Komentar

Berita Lainnya