oleh

TKN Bantah Jokowi Gunakan Alat Bantu!

-Politik-660 views

Jokowi dituding kubu Prabowo menggunakan alat bantu saat debat putaran kedua, Minggu (17/2). Namun tuduhan tersebut dibantah Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin, Abdul K Karding.

“Semua tudingan yang dituduhkan oleh Tim 02 kepada Capres Joko Widodo adalah tidak benar. Saya melakukan klarifikasi sekaligus membantah tudingan-tudingan tersebut,” katanya di Media Center Cemara, Menteng, Jakarta, Senin (18/2).

Menurut Karding, Tim 02 menuding calon presiden 01, Jokowi, pada saat Debat Capres kedua, Minggu malam (17/2), menggunakan alat-alat seperti pulpen dan earphone khusus. “Ada juga tudingan, saya jadi pembisik utaranya. Wah, jadi naik pangkat saya,” katanya sambil tersenyum.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menegaskan, bahwa dirinya mendapat tugas Ketua TKN, Erick Thohir, untuk menjemput tamu termasuk Capres Jokowi dan Cawapres KH Ma’ruf Amun yang hadir di lokasi Debat Capres, di Hotel Sultan, tadi malam

“Saya menjalankan tugas menjemput ketika Pak Jokowi turun dari mobil dan mengantarnya ke tempat transit sementara. Pada saat itu juga ada Pak Pramono Anung, Pak Moeldoko, Mas Boby, Kahiyang, Ibu Iriana, KH Ma’ruf Amin dan istri, serta ada ajudan,” katanya.

Anggota Komisi III DPR menjelaskan, dirinya ada di lokasi transit sementara itu sampai Capres Jokowi memasuki ruangan Debat Capres, tapi tidak ada pemasangan alat-alat seperti yang dituduhkan Tim 02.

“Di ruangan transit itu, Pak Jokowi hanya ngobrol sambil bercanda dengan Kiai Ma’ruf, Pak Pramono, Pak Erick, dan Pak Moeldoko. Kemudian, berdoa, lalu Pak Jokowi ke toilet sebentar, dan terus menuju ke panggung debat, sehingga tidak ada pemasangan alat apa pun,” katanya.

Ada juga tudingan lain, kata Karding, bahwa dirinya menjadi pembisik. “Tudingan itu keliru besar,” katanya. Karding menambahkan bahwa tudingan-tudingan itu hanya untuk menutupi kelemahan Capres Prabowo pada saat Debat Capres kedua.

Kalau dirinya dan beberapa orang dari TKN memegang handy talky (HT) pada saat acara Debat, menurut Karding, itu hanya untuk koordinasi menentukan tempat duduk tim kampanye di ruangan debat. “Hal itu biasa dilakukan dalam setiap acara,” katanya.(ant/fin)

Komentar

Berita Lainnya